Berita

Kemenkop dan UKM Apresiasi Pengembangan Koperasi di Kota Malang

Jakarta (malangkota.go.id) – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Malang terus berupaya menumbuhkembangkan koperasi sebagai salah satu upaya menggerakkan roda perekonomian.

Walikota Malang H. Moch. Anton (tiga dari kiri) foto bersama dengan Menkop dan UKM RI Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga (empat dari kiri)

Perkembangan koperasi di Kota Malang selama ini menunjukkan grafik yang positif, dan hal itu mendapat apresiasi dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UKM) Republik Indonesia.

Kemenkop selama ini melihat adanya kepedulian pemerintah kota dalam menumbuhkembangkan koperasi melalui berbagai program dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Termasuk perkembangan koperasi dan UKM di Kota Malang, Kemenkop dan UKM memberikan apresiasi dan juga berencana memberikan bantuan.

Menteri Koperasi dan UKM Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan jika selama ini Pemkot Malang sangat baik dalam mengembangkan koperasi dan UKM sebagai bagian dari meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kementerian (Koperasi dan UKM) sangat interes dengan langkah yang terus dilakukan oleh Pemkot Malang dalam hal mengembangkan koperasi. Kami juga tertarik untuk memberikan bantuan untuk Kota Malang,” kata Menteri Puspayoga saat bertemu dengan Walikota Malang H. Moch. Anton beserta Kepala Barenlitbang Kota Malang Drs. Wasto, SH. MH, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Malang Dra. Tri Widyani P., M.Si, serta Kepala Bagian Humas Setda Kota Malang di Kantor Kemenkop dan UKM, Jl. Rasuna Said Jakarta, Jumat (16/6).

Menteri AAGN Puspayoga berharap Kota Malang bisa terus mengembangkan koperasi dan UKM, sehingga ke depan roda perekonomian di Kota Malang bisa meningkat dan berimbas positif pada masyarakat.

Sementara itu Walikota Malang H. Moch. Anton mengungkapkan, pengembangan koperasi di Kota Malang sejalan dengan cita pemerintah yang terus mendongkrak perkembangan roda perekonomian melalui berbagai sektor.

“Koperasi adalah sektor yang terus kita kembangkan, saya sudah pesan kepada Dinas Koperasi dan UM agar membuat program yang baik untuk pengembangannya,” ucap Abah Anton, demikian Walikota Malang itu biasa disapa.

“Di Kota Malang ini kita terus berupaya agar koperasi bisa bangkit dan menjadi koperasi yang sehat, karena nanti yang memanfaatkannya adalah masyarakat kita sendiri,” jelasnya.

Abah Anton berharap nantinya kucuran dari Kemenkop dan UKM kepada Pemkot Malang bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kota Malang yang terbilang cukup tinggi di Jawa Timur.

“Koperasi adalah soko guru ekonomi di Indonesia. Karenanya model ekonomi kerakyatan berbasis koperasi dan UKM bisa kita kembangkan di masa mendatang,” imbuhnya lagi.

Beberapa koperasi di Kota Malang, diungkapkan Abah Anton sudah memiliki struktur organisasi yang bagus dan memiliki banyak anggota. Koperasi itulah yang dijadikan percontohan untuk koperasi lainnya agar ke depan ratusan koperasi di Kota Malang bisa meningkatkan perekonomian. “Komitmen kita sangat kuat akan pengembangan koperasi di Kota Malang,” tegas Abah Anton.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Malang Dra. Tri Widyani P., M.Si menambahkan, selama ini pihaknya terus menggelontorkan berbagai program dengan tujuan agar koperasi di Kota Malang makin berkembang.

“Koperasi tidak hanya yang simpan pinjam saja, tapi bisa digerakkan ke unit-unit usaha lainnya, karena itu ada hubungan erat antara koperasi dan UKM. Hal itu yang akan kita terus dorong melalui berbagai program,” katanya.

Wanita yang akrab disapa Yani itu mengungkapkan, saat ini jumlah koperasi di Kota Malang sekitar 700, dan ada beberapa koperasi yang sudah dijadikan percontohan oleh pemerintah kota untuk mengembangkan koperasi lainnya.

“Koperasi semakin baik adalah yang memiliki anggota aktif yang banyak, mereka bisa membangun unit usaha dan mengembangkannya, tidak sekedar simpan pinjam saja,” terang Yani. (say/yon)

Baca juga dalam : Berita
Rabu, 16 Agustus 2017 5:00 WIB

BP2D Kota Malang Optimis Target Pajak Tercapai