Berita

Wapres JK Resmikan JK-IEC di Universitas Brawijaya

Klojen (malangkota.go.id) – Wakil Presiden RI Dr. (HC) H. Muhammad Jusuf Kalla mendorong perguruan tinggi agar terus berinovasi agar dapat menghasilkan berbagai hasil penelitian yang bisa dimanfaatkan masyarakat maupun dunia usaha.

Wapres RI JK saat meresmikan Jusuf Kalla Innovation and Entrepreneurship Centre (JK-IEC) di Universitas Brawijaya Malang

“Sehingga hasil riset dari sebuah perguruan tinggi tidak semata-mata untuk meraih gelar dan atau menjadi koleksi yang berharga saja,” ucap Wapres saat acara peresmian Jusuf Kalla Innovation and Entrepreneurship Centre (JK-IEC) dan menjadi narasumber seminar nasional bertajuk Hilirisasi Inovasi Teknologi dan Star Up Bisnis 2017 di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya Malang, Senin (4/12).

Disampaikan Wapres JK, lahir dan tumbuhnya ekonomi kreatif saat ini banyak dimotori oleh kaum muda yang notabene berasal dari perguruan tinggi.

Wapres JK mencontohkan yaitu usaha transportasi dan bisnis online yang kini sedang naik daun yang merupakan hasil kreativitas kaum muda yang dipadu dengan kemajuan teknologi. “Perpaduan ini akan sangat kuat dan menghasilkan sesuatu yang besar jika dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya.

“Sumber daya alam yang melimpah tidak mutlak menjadi jaminan yang akan mendorong majunya suatu negara. Seperti halnya di Jepang dan China, dengan keterbatasan sumber daya alam, namun sumber daya manusianya dapat diandalkan. Sehingga di negara-negara tersebut, ekonomi berbasis teknologi maju pesat,” imbuh pria kelahiran Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan itu.

Kemajuan sebuah negara dan dunia usaha, kata dia, tentu tidak lepas dari peran perguruan tinggi yang banyak melahirkan generasi kreatif dengan berbagai risetnya. “Selama ini, hasil riset di perguruan tinggi kurang dimaksimalkan pemanfaatannya, sehingga hasil penelitian cenderung hanya menjadi koleksi. Hal seperti ini tidak boleh dibiarkan berkelanjutan agar bangsa ini juga semakin maju dan berkembang,” pungkas Wapres RI ke-10 dan 12 tersebut. (say/yon)