Berita

Bekraf Gelar Sosialisasi Pendirian Badan Hukum, Plt. Wali Kota Malang Jadi Pembicara

Klojen (malangkota.go.id) – Plt. Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji menjadi pembicara dalam acara Sosialisasi dan Fasilitasi Pendirian Badan Hukum yang diselenggarakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) di The Singhasari Resort, Kota Batu, Selasa (28/08).

Plt. Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji saat menjadi pembicara

Sutiaji memberikan motivasi kepada ratusan peserta yang terdiri dari pegiat ekonomi kreatif dari wilayah Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Malang dan sekitarnya. “Saya anak petani dari Lamongan yang ‘ndeso’, sehingga saya harus bekerja keras sejak zaman kuliah. Saya juga tidak terlalu menggantungkan biaya hidup pada orang tua. Saya hanya berbekal uang Rp550.000 yang kemudian saya belikan sepeda motor untuk merintis usaha,” cerita Sutiaji yang disambut tepuk tangan peserta.

“Saya tidak pernah kagum sama siapapun. Karena kalau kita kagum, maka kita berada di bawahnya. Kita harus bermimpi jauh di atasnya,” sambungnya.

Dalam acara ini, Sutiaji berbicara mengenai badan hukum dalam ekonomi kreatif. Tak hanya itu, Sutiaji juga menyampaikan peluang pengembangan usaha kecil melalui Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida). Melalui program ini nantinya Pemkot Malang akan membantu usaha kecil untuk mendapatkan pinjaman usaha dengan jaminan dari pemerintah daerah.

“Rencananya, Kota Malang akan bekerja sama juga dengan Baznas untuk memberikan perhatian kepada pelaku ekonomi kreatif, sehingga nantinya tanpa ada riba atau bunga di dalamnya,” ujar Sutiaji.

Seluruh startup yang ada di Kota Malang, kata dia, hendaknya terus berupaya untuk meningkatkan daya saing melalui kreativitas, sehingga para pelaku usaha ekonomi kreatif juga diharapkan memiliki badan hukum bagi usaha miliknya. Karena dengan berbadan hukum, maka akan banyak kesempatan mengembangkan pasar.

Untuk Kota Malang, sudah ada empat sektor ekonomi kreatif, yaitu kuliner, animasi, desain, dan game. “Ada banyak sekali hasil-hasil kreativitas generasi muda Kota Malang yang telah sukses di bidangnya yang dapat menarik perhatian banyak orang, baik di kancah nasional maupun internasional,” jelas Sutiaji.

“Ke depan, kami juga berharap agar para pelaku UMKM juga terus menggali banyak informasi dan pengetahuan melalui sosialisasi dan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kualitas produknya, misalnya kualitas packaging-nya agar lebih menarik perhatian konsumen,” tutup Sutiaji. (cah/ars/ram/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content