Artikel

Nostalgia Buah Ciplukan, Buah Unik Kaya Manfaat

Blimbing (malangkota.go.id) – Buah ciplukan atau ceplukan yang kaya akan manfaat menjadi semangat tersendiri bagi petani organik di Kota Malang. Tanaman liar yang banyak tumbuh di kawasan tropis ini  dibudidayakan oleh warga Teluk Grajakan Kota Malang dengan menanam di sela-sela tanaman lainnya.

Buah ceplukan atau ciplukan yang dibudidayakan oleh petani di sela-sela tanaman jagung 

Khasiat buah ciplukan antara lain untuk gangguan kolesterol, obat asma, menurunkan demam, menurunkan tekanan darah tinggi, menjaga kerja saluran kemih, dan masih banyak lagi manfaat buah ciplukan yang lain.

Petani organik itu adalah Junaidi. Dikatakannya, ia sebelumnya menanam buah ceplukan ini hanya untuk iseng dan membiarkan tanaman ceplukan hidup di sela-sela tanaman jagung. Namun lama-kelamaan justru banyak yang pesan untuk membeli.

“Harga buah ceplukan ini tidak murah. Harga per ons kalau lagi musim sulit seperti saat ini bisa sampai Rp25.000. Kalau satu kilogram bisa Rp250.000,” ungkap Junaidi, Selasa (8/01/2018).

Meski permintaan buah ceplukan banyak, Junaidi mengaku hanya sebagian kecil yang mampu dipenuhi, karena sampai saat ini pihaknya belum membudidayakan buah ceplukan secara massal.

“Saat ini saya sedang tangkarkan dulu bibit ceplukan yang unggul dan digemari masyarakat. Harapannya ke depan bisa menanam ceplukan lebih banyak lagi,” harap Junaidi.

Sementara itu, petani organik di Kecamatan Kedungkandang, Samad juga mengaku permintaan buah ceplukan saat ini sangat banyak. Berapa pun hasil panen buah ceplukan yang ada, pasti selalu ada yang membeli. “Selain manjur untuk obat-obatan, banyak orang juga suka makan buah ceplukan,” kata Samad. (cah/ram/yon)