Berita

Jelang Porprov Jatim 2019, KONI Kota Malang Audiesi Dengan Wali Kota Malang

Klojen (malangkota.go.id) – Kota Malang memiliki tekad meraih medali emas sebanyak-banyaknya dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI 2019 Jawa Timur. Oleh karena itu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang melakukan audiensi dengan Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji di Balai Kota Malang, Kamis (10/1/2019).

Audiensi Wali Kota Malang dengan KONI Kota Malang di Ruang Sidang Balai Kota Malang

Ketua KONI Kota Malang, Edy Wahyono mengatakan bahwa KONI Kota Malang sangat serius malakukan pembinaan untuk bisa meningkatkan prestasi olahraga Kota Malang. Di mana dalam waktu dekat, Kota Malang akan menghadapi Porprov VI pada bulan Juli 2019.

“Porprov VI diadakan di empat daerah, yakni Tuban, Gresik, Lamongan dan Bojonegoro. Kami ingin di Porprov VI nanti Kota Malang bisa lebih berprestasi dibanding Porprov sebelumnya di Banyuwangi,” harap Edy Wahyono.

Edy Wahyono menambahkan, dalam Porprov VI nanti akan ada 40 cabang olahraga yang dipertandingkan, dan  Kota Malang sudah menyiapkan 500 atlet untuk menghadapi event empat tahunan itu.

KONI Kota Malang terus melakukan berbagai terobosan untuk membantu cabang olahraga di bawahnya, salah satunya melakukan audiensi dengan wali kota terkait berbagai program yang sudah dan akan dilakukan, termasuk kendala-kendala yang dihadapi.

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji menyambut baik audiensi ini dan mengaku senang bisa berdiskusi dengan KONI Kota Malang. Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini bisa menggali berbagai masukan untuk memajukan pembinaan olahraga di Kota Malang.

“Saya ingin mengangkat nama Kota Malang melalui olahraga, karena itu pembinaan olahraga di kota ini harus terus ditingkatkan. Harapannya prestasi olahraga di Kota Malang ke depan semakin bagus,” tegas Sutiaji.

Prestasi yang baik, kata dia, dapat menjadi branding yang bagus untuk mengangkat nama baik Kota Malang melalui olahraga. Melalui prestasi yang baik, tentu bisa menjadi ajang yang cocok untuk meminta persetujuan dewan untuk menaikkan pembinaan anggaran olahraga.

“Jika prestasi olahraganya bagus tentu akan lebih mudah meminta menaikkan anggarannya kepada dewan. Karena uang yang dikeluarkan benar-benar bisa membawa manfaat,” kata Sutiaji.(cah/ram/yon)

Baca juga dalam : Berita