Berita

Jenguk Warga Sakit Bersama Dandim 0833, Ini Instruksi Wawali Malang

Kedungkandang (malangkota.go.id) – Rahma (10), seorang anak yang tinggal di RT 08 RW 09 Kelurahan Kotalama Kecamatan Kedungkandang dikabarkan menderita penyakit yang mengganggu tumbuh kembangnya. Selama enam bulan terakhir, di punggung Rahma terdapat benjolan yang semakin membesar. Bahkan saat ini kondisi kesehatan Rahma semakin menurun.

Wakil Wali Kota Malang dan Dandim 0833 Kota Malang saat menjenguk Rahma

Selama ini, Rahma belum mendapatkan pengobatan secara medis karena terkendala biaya, serta tidak memiliki kartu tanda kepesertaan BPJS Kesehatan. Pengobatan alternatif pun akhirnya ditempuh oleh orang tua Rahma sebagai usaha untuk menyembuhkan anaknya.

Wakil Wali Kota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko dan Komandan Kodim 0833 Kota Malang Letkol Inf. Tommy Anderson berkesempatan menjenguk Rahma dengan didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Dr. dr. Asih Tri Rachmi Nuswantari, MM beserta jajarannya dari Puskesmas Kedungkandang, Senin (17/2/2019).

Dalam kunjungan kali ini, Wawali Malang yang lebih akrab disapa Bung Edi tersebut langsung memerintahkan Dinas Kesehatan untuk saat itu juga membawa Rahma ke RSUD Saiful Anwar. “Kami hadir disini dalam rangka memberikan fasilitas kepada Rahma dan keluarganya agar segera mendapat pelayanan kesehatan demi kesembuhan anak kita Rahma,” ucap Bung Edi.

“Pemerintah akan terus hadir ditengah-tengah masyarakat Kota Malang, khususnya yang tidak mampu agar mereka selalu mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang layak,” tutur Bung Edi lagi.

Wawali Malang juga berharap agar Rahma segera sembuh dan dapat beraktivitas, bersekolah, dan bermain seperti sedia kala.

Wawali tersebut juga menyempatkan untuk menjenguk Choirul Umam (15) yang rumahnya berdekatan dengan Rahma. Choirul Umam telah mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan yang terjadi beberapa waktu lalu.

Bung Edi juga telah memerintahkan Dinas Kesehatan Kota Malang untuk memberikan fasilitas kesehatan yang sama seperti Rahma pada Choirul Umam.

“Semua ini kita lakukan agar anak-anak kita yang berasal dari keluarga yang tidak mampu tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik,” tegasnya. (Ts/yon)