Berita

Sutiaji: Ayo Kembali ke Pasar Rakyat

Blimbing (malangkota.go.id) – Imbauan untuk melestarikan pasar tradisional terus digaungkan oleh Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji saat menghadiri program acara Radio Pasar di Pasar Bunulrejo, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing Kota Malang, Selasa (5/3).

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji (duduk, berkopiah) saat menghadiri program Radio Pasar di Pasar Bunulrejo

Selain Wali Kota Malang, Hadir dalam acara ini Ketua Dewan Pengawas (Dewas) LPP RRI Mistam S.Sos, M.Si, anggota Komisi XI DPR RI Dr. Hj. Nurhayati Ali Assegaf, M.Si dan Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang Drs. Wahyu Setianto, MM.

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengatakan Pasar Rakyat di Kota Malang terus berbenah dan akan dilakukan melalui dana pemerintah pusat maupun daerah. Tujuannya agar masyarakat kembali mencintai pasar tradisional.

“Kita ciptakan kenyamanan, kita hilangkan kesan jorok dan kotor di pasar tradisional, bahkan saya menganjurkan agar ASN belanja di pasar tradisional,” ujarnya.

Pria penghobi olahraga bulu tangkis ini sangat mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada RRI karena melalui program Radio Pasar RRI ini mampu menyebarkan informasi secara luas. “RRI bukan lagi Radio Republik Indonesia melainkan Rumah Rakyat Indonesia artinya milik masyarakat. Kalau dulu menjadi corong pemerintah sekarang menjadi corong rakyat,” terang Sutiaji lagi.

Melalui program Radio Pasar ini, Ketua Dewas LPP RRI Mistam juga mengatakan dapat menjadi jembatan komunikasi tanpa batas antara masyarakat dengan pemimpinnya serta wakil rakyat.

Radio Pasar mengajak masyarakat kembali berbelanja di pasar tradisional dan mencintai pasar tradisional. “Di pasar tradisional kita bisa saling tawar menawar dan itu tidak terjadi di pasar modern. Ini bisa menjadi ajang kangen-kangenan antara pembeli dan penjual,” kata Mistam.

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi XI Nurhayati Ali Assegaf menyampaikan, keberadaan pasar-pasar inilah yang menjaga inflasi supaya tidak ada lonjakan harga, dan dengan keberadaan radio pasar ini bisa terpantau dengan baik sehingga masyarakat tidak dirugikan.

“Saya juga senang belanja ke pasar. Kalau belanja di pasar tradisional, teman-teman saya dulu waktu sekolah SMA kebanyakan orang tuanya adalah pedagang pasar di pasar. Oleh karenanya saya selalu mendukung bahwa belanja di pasar tradisional ini jauh lebih bermanfaat daripada belanja di pasar pasar modern,” pesannya.

Disela-sela kegiatan ini, Wali Kota Malang dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Dr. dr. Asih Tri Rachmi N., MM secara simbolis menyerahkan Kartu Indonesia Sehat kepada lima camat di Kota Malang. (Aw/EM/yon)