Berita

Dinas Kominfo Kota Malang Ajak Pelajar Bijak Bermedia Sosial

Sukun (malangkota.go.id) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Malang menggelar kegiatan dalam rangka diseminasi informasi bertajuk ‘Eksis Tanpa Hoaks, Bisa Loh’ di Hotel Ijen Suites Malang, Kamis (21/3).

Wali Kota Malang berinteraksi dengan peserta kegiatan yang berasal dari pelajar di Kota Malang

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan pelajar dari jenjang SMP dan SMA di Kota Malang ini dibuka langsung oleh Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji. Selain Wali Kota Malang, narasumber dari Polres Malang Kota yakni Wakaplres Malang Kota Kompol Bambang Christanto Utomo juga hadir untuk memberikan materi kepada para peserta kegiatan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji menceritakan jika di masa lalu, yakni di era tahun 70-an, kegiatan yang biasa dilakukan oleh masyarakat adalah rasan-rasan sambil petan. “Seiring kemajuan teknologi saat ini, dengan menggunakan handphone masyarakat bisa melakukan rasan-rasan dengan begitu banyak pengikut melalui sebuah grup di media sosial.

“Celakanya apa yang disampaikan dalam rasan-rasan di grup banyak berupa fitnah, inilah yang harus diperangi bersama,” ajak Sutiaji, Kamis (21/3).

Diakui Sutiaji, kegiatan yang diadakan Dinas Kominfo Kota Malang ini adalah sebuah kegiatan yang sangat baik dan konstruktif. Pasalnya di era digital seperti saat ini penetrasi media sosial dalam berbagai aspek kehidupan semakin masif.

Baik itu kegiatan ekonomi, sosial, budaya, politik hingga pertahanan keamanan, menurutnya sangat dipengaruhi media sosial. Ini merupakan sebuah konsekuensi perubahan pola komunikasi dan cara cara media konvensional untuk menuju digitaliasi komunikasi.

“Dari media sosial, berbagai informasi deras yang mengalir tanpa batas bisa membawa dampak positif dan negatif. Disinilah perlu adanya edukasi masyarakat agar bisa memanfaatkan sebaik mungkin media sosial untuk peningkatan dan pembangunan bangsa,” tegas Sutiaji.

Adanya media sosial yang berisi konten negatif, hoaks, informasi palus (fake news), informasi keliru (false news) memiliki daya rusak yang dasyat. Dari kenyataan ini harus ada usaha bersama untuk bisa menyadarkan masyarakat untuk bersama memerangi adanya hoaks dan konten negatif.

Harus diakui juga potensi besar media sosial adalah menyasar kepada anak-anak muda yang masih labil dan cenderung lebih emosional. Oleh karena itulah disampaikan Wali Kota Malang sangat penting sekali mengadakan kegiatan seperti saat ini yang melibatkan para pelajar.

“Dari kegiatan ini kami berharap para peserta mampu mendapat pemahaman yang baik terkait penggunaan internet dan media sosial secara bijak,” harapnya. (cah/yon)

Baca juga dalam : Berita
Minggu, 21 Juli 2019 14:41 WIB

Arema Berdzikir & Bersholawat VII