Artikel

Usai Dipugar, Monumen Chairil Anwar Akan Jadi Cagar Budaya

Klojen (malangkota.go.id) – Sebagaimana diketahui bahwa kawasan Kayutangan yang berada di Jl. Jenderal Basuki Rahmat, Kauman, Kec. Klojen, Kota Malang menjadi kawasan wisata heritage. Di kawasan ini, tepatnya di depan Gereja Katholik Hati Kudus Yesus ada monumen bersejarah yaitu Monumen Chairil Anwar yang baru saja selesai dipugar.

Monumen Chairil Anwar yang berada di kawasan Kayutangan Kota Malang

Monumen tokoh sastrawan ternama itu nantinya akan ditetapkan sebagai cagar budaya yang tentunya membawa kebanggaan tersendiri bagi Kota Malang.

Beberapa hal itulah yang disampaikan oleh Sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang, Agung H. Bhuana, Kamis (04/07/2019). Monumen Chairil Anwar ini, menurutnya memiliki nilai sejarah yang luar biasa, dan akan ditetapkan sebagai cagar budaya tahun ini.

Monumen Chairil Anwar dikatakan Agung diinisiasi oleh H. Hudan Dardiri untuk menghormati Chairil Anwar sebagai penyair sekitar tahun 1955. “Penyair kelahiran Medan itu pernah ke Kota Malang saat menghadiri Sidang Pleno ke-5 Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) yang kemudian berubah menjadi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada tahun 1947,” jelasnya.

Tempat pelaksanaan sidang tersebut berlangsung di Gedung Concordia Societiet pada tanggal 27 Februari sampai 5 Maret  tahun 1947. Di tempat pelaksanaan sidang tersebut, terang Agung, yang kini menjadi pusat pertokoan atau mal Sarinah. Lokasi itu dekat sekali dengan berdirinya monumen tersebut,” pungkasnya.say