Kota Malang Fokus Ciptakan Keamanan dan Kenyamanan

oleh Jun 16, 2021Berita, Pelayanan Publik0 Komentar

Malang, (malangkota.go.id) – Pemerintah Kota Malang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) fokus menekan terjadinya berbagai konflik sosial yang menyebabkan Kota Malang tidak aman dan kondusif. Hal itu dilakukan dengan menggelar Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat pada Penanganan Gangguan Konflik di Kota Malang.

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji memberikan pengarahan pada sosialisasi yang digelar Bakesbangpol Kota Malang

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji mengungkapkan bahwa tujuan pemerintah untuk menyejahterakan masyarakatnya. Oleh karena itu, berbagai program terus dilakukan untuk bisa memenuhi berbagai harapan masyarakat.

“Untuk bisa sejahtera itu butuh proses, tidak bisa terjadi begitu saja. Kegiatan hari ini salah satunya untuk menyejahterakan rakyat,” jelas Sutiaji di Hotel Trio Indah II, Kota Malang, Selasa (15/6/2021).

Sutiaji menambahkan untuk menyejahterakan rakyat, pemerintah tidak akan bisa melakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, di antaranya tokoh masyarakat, tokoh agama, dan lain-lainnya. “Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini berbagai kebijakan dari pemerintah bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujar Sutiaji.

Jika kebijakan sudah tersampaikan dengan baik, tentunya masyarakat akan membantu pemerintahan di berbagai bidang. Termasuk turut serta menciptakan situasi yang kondusif di Kota Malang.

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji memberikan pengarahan pada sosialisasi yang digelar Bakesbangpol Kota Malang

“Peran masyarakat sangat penting untuk membantu pemerintah dalam menjaga lingkungan yang damai dan terhindar dari berbagai gangguan sosial,” tegas Sutiaji.

Wali Kota Sutiaji berpesan, agar masyarakat juga terus menjaga kondisi damai yang saat ini sudah terjaga dengan baik di Kota Malang. Sehingga Kota Malang ke depan bisa semakin tenang dan ramah bagi siapa pun. “Kota Malang terbuka untuk siapa saja, etnis mana saja dan agama apa saja. Mari keadaan ini terus dijaga. Jangan sampai terjadi konflik sosial di kota ini,” ujar Sutiaji. (cah/ram)

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.