Berita

Pemkot Malang Kunjungi Pilot Project Hidroponik dan Budidaya Ikan Air Tawar Lanal Malang

Klojen (malangkota.go.id) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Drs. Wasto, SH., MH, Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Ir. Diah Ayu Kusuma Dewi, serta dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang drh. Anton Pramujiono dan Dr. Rr. Andayoen mengunjungi Pilot Project Hidroponik dan Budidaya Ikan Air Tawar di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Malang, Jl. Yos Sudarso Kota Malang, Jumat (3/5/2019).

Kunjungan perwakilan dari Pemkot Malang yang dipimpin oleh Sekda Kota Malang Drs. Wasto, SH, MH ke Lanal Malang

Pilot Project Hidroponik dan Budidaya Ikan Air Tawar yang saat ini dikelola oleh anggota Lanal Malang  ini merupakan hasil kerjasama antara Lanal Malang dengan PT. Mandiri Taspen dengan tujuan untuk membekali keterampilan anggota TNI menjelang pensiun.

Kunjungan perwakilan dari Pemkot Malang diterima oleh Palaksa Letkol Laut (KH) Drs Muriyanto, Pasops Mayor Laut (P) Yuhanit dan Paspotmar Mayor Laut (P) Tukijo.

Dalam kunjungan kali ini, Wasto mengungkapkan ingin mengetahui segala sesuatu tentang pertanian hidroponik serta pemasarannya sebagai bahan untuk ditularkan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Malang.

“Pertanian hidroponik sangat praktis dan cocok dikembangkan di lahan sempit. Ini cocok untuk ASN Kota Malang dijadikan sambilan,” kata Wasto.

Melalui dukungan teknologi yang mumpuni, bertani secara hidroponik bisa dilakukan ASN Kota Malang pada saat memiliki waktu yang longgar. Bertani hidroponik ini juga bisa menjadi hiburan seusai menjalani rutinitas. “Melihat sayuran dan tanaman-tanaman hidroponik, lelah bekerja rasanya menjadi hilang,” ucapnya.

Wasto mengatakan bahwa metode pertanian hidroponik sangat cocok untuk para ASN, terutama ASN yang sudah mendekati masa pensiun atau purnatugas. Jika dikerjakan dengan serius, bertani hidroponik ini bisa menjadi sebuah usaha yang sangat menjanjikan.

“Sayur hidroponik dibudidayakan secara higienis. Ini jelas hasilnya lebih bagus dibandingkan yang dibudidayakan secara biasa,” tegas Wasto. (cah/ram/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content