Berita

Tahun 2012, Ada Moyan di BKBPM Kota Malang

Guna meningkatkan pelayanan prima kepada warga Kota Malang dalam hal pelayanan KB, atau dalam hal ini mengenai pelayanan pemasangan alat kontrasepsi, Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (BKBPM) Kota Malang akan menyediakan mobil pelayanan (Moyan) keliling pada tahun 2012 mendatang.

Kepala BKBPM, Jarot Edi Sulistyono
Kepala BKBPM, Jarot Edi Sulistyono

Selain untuk mendukung pelayanan prima yang dicanangkan oleh pihak Pemkot Malang, program ini merupakan program dari BKBPM pusat, dan Kota Malang akan mendapat jatah 1 mobil. Demikian yang disampaikan oleh Kepala BKBPM, Jarot Edi Sulistyono, Jum’at (02/12) kepada wartawan saat hearing dengan Komisi D DPRD Kota Malang.

Moyan ini nantinya akan keliling di Kota Malang dan juga bisa dipanggil sewaktu-waktu oleh warga masyarakat yang membutuhkan pemasangan alat kontrasepsi. Dan yang lebih penting, terang Jarot, semua pelayanan tersebut tidak dikenakan biaya, alias gratis. “Moyan ini nantinya untuk melayani semua pemasangan alat kontrasepsi di tempat, dan warga yang mau pasang tidak usah lagi datang ke puskesmas, rumah sakit, atau poliklinik,” sambungnya.

Jarot menambahkan, bahwa saat ini pengguna kontrasepsi, terutama MOP (Medis Operasi Pria) di Kota Malag sangat tinggi. Dari target 50 orang ditahun 2011 ini, tercapai 85 orang, atau 170 persen. Dari kenaikan tersebut, lanjut Jarot, dapat menekan angka kelahiran dari 2,1 persen menjadi 1,7 persen.

“Dari data tersebut menunjukkan bahwa angka kelahiran dari sebuah keluarga atau Pasangan Usia Subur (PUS) dapat terkendali dengan baik. Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin agar pengguna kontrasepsi di Kota Malang terus mengalami peningkatan. Kami optimis, karena kesadaran warga Kota Malang sudah mulai ada dan petugas KB yang ada di lapangan juga bekerja maksimal,” pungkas Jarot.

You may also like

Skip to content