Berita

Pemkot Malang Aktifkan Peran Pemuda Antisipasi Aliran Sesat

Klojen, MC – Mewujudkan generasi muda di Kota Malang agar tidak terpengaruh aliran sesat dan terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, Pemerintah Kota Malang menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk ‘Optimalisasi Peran Pemuda Dalam Mengantisipasi Aliran Sesat dan Bahaya Narkoba’ di Hotel Sahid Montana 1 Malang, Selasa (15/3).

FGD Optimalisasi Peran Pemuda Dalam Mengantisipasi Aliran Sesat dan Bahaya Narkoba
FGD Optimalisasi Peran Pemuda Dalam Mengantisipasi Aliran Sesat dan Bahaya Narkoba, Selasa (15/3)

Dalam seminar kali ini dihadiri pemateri Ir. Bambang Suharijadi selaku Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang, Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Malang, dan Ketua Bidang Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama Umi Sumbulan, M.Ag.

Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Setda Kota Malang, Dra. Eny Hari Sutiarny, MM mengungkapkan saat ini memang sedang marak terkait aliran sesat dan penyalahgunaan narkoba. Untuk itulah Pemerintah Kota Malang terus melakukan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda agar jangan sampai salah jalan.

“Kami sengaja mengundang para pemuda dari karang taruna, komunitas Malang Creative Fusion (MCF) se-Kota Malang dalam kegiatan ini sebab pemuda sangat rawan menjadi sasaran,” jelas Eny, Selasa (15/3).

Sengaja dalam kegiatan ini didatangkan pemateri dari Bakesbangpol, FKUB maupun dari BNN Kota Malang agar sosialisasi bisa berlangsung lebih efektif. Dengan mendatangkan langsung para pakar yang berkompeten ini diharapkan apa yang disampaikan bisa semakin menambah wawasan para pemuda di Kota Malang.

Pada kesempatan ini Bambang Suharijadi banyak sekali membahas bagaimana terorisme berkembang di Indonesia sejak Indonesia masih belum merdeka hingga sekarang. Pria yang merupakan Kepala Bakesbangpol Kota Malang ini mengajak para pemuda untuk lebih aktif lagi memperhatikan lingkungan sekitar.

“Penting sekali menanyakan keperluan orang-orang baru di sebuah wilayah, salah satunya adalah identasnya. Dengan pengawasan yang ketat tentu akan mempersempit ruang gerak pelaku teroris,” ujar Bambang. (cah/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content