Pengumuman

Lomba Kampung Tematik ‘Festival Rancang Malang’

APA ITU?

Festival Rancang Malang adalah sebuah kegiatan kompetisi perancangan kawasan yang dilakukan secara partisipatif oleh masyarakat, dibantu tim pendamping (dapat diusulkan mandiri oleh masyarakat dan atau dibantu pengabdian masyarakat perguruan tinggi) untuk mendorong lahirnya kampung tematik khas Kota Malang.

BAGAIMANA PROSESNYA?

Selama Bulan Juli-November 2016 akan dilakukan:

  • Sosialisasi dan Publikasi
  • 57 Kelurahan di Kota Malang mengusulkan kampung tematik di wilayahnya
  • Pemerintah Kota Malang mengajukan permohonan pendampingan/pengabdian masyarakat kepada Perguruan Tinggi/Ikatan Profesi
  • Dilakukan distribusi tim pendamping ke kampung
  • Technical Meeting
  • Proses Perancangan bersama masyarakat selama 50-60 hari (masyarakat menuangkan ide, tim pendamping membantu mengarahkan konsep dan menerjemahkan ke dalam produk output)
  • Proses Peninjauan Perancangan oleh juri dan panitia
  • Penyerahan hasil rancangan
  • Penjurian awal
  • Nominasi Terbaik
  • Final 5 (lima) Besar dan Penganugerahan

OUTCOME?

Diharapkan lahir 57 Kampung Tematik sebagai ikon dan pendorong pertumbuhan kesejahteraan masyarakat Kota Malang.

Pemerintah Kota Malang:

  • Memperoleh input tentang perancangan kawasan yang dibutuhkan masyarakat yang dapat menjadi pertimbangan dalam penyusunan prioritas pembangunan.

Masyarakat di Kawasan Perancangan:

  • Memperoleh kesempatan mengembangkan partisipasi dalam proses perencanaan pembangunan.
  • Mendapatkan peluang implementasi pembangunan usulan prioritas pada tahun mendatang.

Masyarakat Umum:

  • Mendapatkan pembelajaran dari proses perancangan yang dilakukan dalam event ini.

Akademisi:

  • Ruang untuk pengabdian pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat.
  • Menjadi kontributor mewujudkan kampung-kampung tematik di Kota Malang.

PRINSIP

  • Tematik Ikonik
  • Komprehensif: Tak hanya memandang perancangan sebagai sebuah desain fisik, namun juga memperhatikan non-fisik.
  • Komitmen Keterlibatan: Dirancang dengan proses yang melibatkan ‘penghuni’ kawasan.
  • Efektif Aplikatif: Menyelesaikan isu prioritas, dengan teknologi dan bujet yang sesuai dengan kapasitas daerah.
  • Lestari: Tidak sekedar berdampak instan, namun menerapkan prinsip ekologis yang memihak kelestarian lingkungan dan ‘penghuninya’.

SIAPA YANG TERLIBAT?

  • Pemerintah Kota dan Media sebagai penyelenggara
  • Masyarakat di kampung yang ditunjuk oleh 57 kelurahan sebagai peserta
  • Perguruan Tinggi/Ikatan Asosiasi Profesi/Akademisi sebagai tim pendamping kampung (sumbangsih pengabdian masyarakat)

OUTPUT?

  • Proposal Perancangan
    Bobot
    50%
  • Gambar Rancangan
    Bobot
    40%
  • Video
    Bobot
    10%

HADIAH?

  1. 18 Juta (U/ Tim Peserta) ǀ Plus dana DED dan implementasi pada tahun anggaran berikutnya (u/ masyarakat kelurahan)
  2. 13Juta (U/ Tim Peserta) ǀ Plus dana DED dan implementasi pada tahun anggaran berikutnya (u/ masyarakat kelurahan)
  3. 10 Juta (U/ Tim Peserta) ǀ Plus dana DED dan implementasi pada tahun anggaran berikutnya (u/ masyarakat kelurahan)

FestivalRancangMalang

Download
Baca juga dalam : Pengumuman