Berita Hukum, Politik, dan Pemerintahan

Pemkot Malang Ajak Masyarakat Mitigasi Bencana

Klojen (malangkota.go.id) – Sebagai bentuk antisipasi terhadap bencana, terlebih bagi wilayah-wilayah dengan risiko bencana tinggi, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang menggelar Sosialisasi dan Edukasi Rawan Bencana di Regent’s Park Hotel Kota Malang, Rabu (10/5/2023).

Sosialisasi dan Edukasi Rawan Bencana di Regent’s Park Hotel Kota Malang

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji dalam arahannya menyampaikan BPBD dibentuk salah satunya adalah untuk menjalankan langkah mitigasi. BPBD juga terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat melalui kelurahan tangguh yang merupakan bagian penting untuk menguatkan peran serta masyarakat.

Dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Malang Nomor 1 Tahun 2017 menyebutkan bahwa masyarakat dan organisasi kemasyarakatan memiliki tanggung jawab dan kesempatan yang sama untuk berperan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan penyelenggaraan penanggulangan bencana di daerah dengan mengutamakan kerukunan dan solidaritas sosial. “Peran serta masyarakat sangat strategis dalam meningkatkan ketangguhan menanggulangi bencana di Kota Malang,” tegasnya.

Pria berkacamata tersebut menekankan bahwa kesadaran masyarakat akan lingkungan tentu juga berpengaruh pada risiko bencana yang terjadi. Salah satunya adalah kebiasaan membuang sampah sembarangan dan penebangan pohon seenaknya yang dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor. “Kebiasaan masyarakat seperti ini akan meningkatkan risiko bencana,” tuturnya.

Pengenalan akan risiko bencana menurutnya akan mempermudah dalam pemahaman risiko yang dihadapi dan mengambil langkah mitigasi yang tepat. “Karena itu dalam menghadapi bencana, pertama harus ada kesiapsiagaan dari kita untuk memberikan literasi kepada masyarakat agar tidak terjadi bencana. Insyaallah jika literasi masyarakat terkait mitigasi bencana kuat, saya yakin risiko bencana akan berkurang,” ucap orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang itu.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh kelurahan tangguh di Kota Malang, yakni Kelurahan Purwantoro, Kelurahan Bareng, Kelurahan Bandulan, dan Kelurahan Tlogomas yang bertujuan memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada masyarakat tentang kebencanaan.

“Penting bagi masyarakat untuk ikut juga berpartisipasi dalam pencegahan dan penanggulangan bencana. Sehingga terbentuk kemandirian masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan bencana. Pada akhirnya terciptalah masyarakat kelurahan yang tangguh dan mandiri dalam menghadapi bencana,” urai Prayitno.

Senada, salah satu peserta dari Kelurahan Tlogomas, Muskabirin. mengungkapkan bahwa pengenalan akan kerawanan bencana di wilayah sekitar sangat diperlukan.

“Wilayah saya termasuk kawasan tinggi yang membuat areanya rawan longsor. Ada juga penyempitan sungai yang bisa mengakibatkan banjir. Jadi sosialisasi dan edukasi seperti ini sangatlah penting,” jelasnya. (ari/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content