Berita Olahraga

Seni Bela Diri Pedang Mugai Ryu Dikenalkan di MCC

Blimbing (malangkota.go.id) – Mugai Ryu Indonesia menggelar latihan dan demonstrasi di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, Minggu (4/6/2023). Instruktur Mugai Ryu asal Jerman Maik Halmer turut hadir dan berkolaborasi mengenalkan seni bela diri pedang aasl Jepang tersebut.

Penampilan Mugai Ryu Indonesia di MCC

Pendiri sekaligus pelatih Mugai Ryu Indonesia, Yohanes Vandi Kurniawan mengungkapkan kegiatan di MCC ini adalah latihan bersama. Tujuannya untuk peningkatan kualitas teknik para anggota juga untuk memperkenalkan olahraga ini kepada masyarakat Kota Malang.

“Kami juga mendatangkan senior kami dari Jerman, Maik Halmer untuk berbagi ilmu kepada para peserta,” jelas Yohanes, Minggu (4/6).

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya promosi setelah Mugai Ryu Indonesia merayakan ulang tahun pertamanya pada 1 Juni 2023 lalu. Di Kota Malang, Mugai Ryu telah melakukan latihan rutin di Museum Brawijaya setiap hari Kamis, Sabtu, dan Minggu. “Harapannya kami dapat mengembangkan Mugai Ryu dengan lebih baik di Kota Malang dan di berbagai daerah di Indonesia,” harap Yohanes.

Mugai Ryu, disampaikannya bukan semata-mata untuk mencari popularitas, tetapi untuk memperluas pengetahuan masyarakat tentang seni bela diri sehingga mereka dapat menemukan ketenangan dalam diri mereka sendiri. Dalam latihan, fokus utama adalah pada gerakan dan pernapasan, sehingga peserta tidak terpengaruh oleh gangguan di sekitar mereka.

Pedang yang digunakan dalam Mugai Ryu adalah katana, namun dalam latihan awal, pedang tersebut harus tumpul dan tidak boleh tajam. Pedang yang tajam hanya digunakan oleh pelatih, dan mereka harus melalui latihan yang intens.

Partisipasi dalam kegiatan ini juga sangat terbatas, dan peserta harus berusia di atas 15 tahun karena pada usia tersebut, mereka cenderung memiliki ketenangan emosional yang lebih baik daripada mereka yang berusia di bawahnya.

Pada bulan Juni ini, Mugai Ryu Indonesia membuka pendaftaran untuk anggota baru, namun setiap calon anggota harus melalui proses seleksi. Tidak semua orang dapat bergabung, seleksinya dilakukan bukan berdasarkan status ekonomi, tetapi lebih pada aspek kesejiwaan.

Pertimbangan utama adalah apakah individu yang ingin belajar ini akan membahayakan orang di sekitarnya atau tidak, dan apakah mereka memiliki kecenderungan impulsif. Tujuannya adalah untuk menciptakan dampak positif dan tidak membahayakan orang-orang di sekitar.

Mugai Ryu secara resmi bernama Mugai Shinden Kenpo, didirikan oleh Tsuji Getta Sukemochi pada tanggal 23 Juni 1680. Kurikulum Mugai Ryu terdiri dari sepuluh teknik untuk pedang panjang dan tiga teknik untuk pedang pendek. (cah/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content