Anak Berita Hukum, Politik, dan Pemerintahan

Bakesbangpol Kota Malang Beri Sosialisasi Anti Narkoba bagi Remaja

Klojen (malangkota.go.id) – Dalam rangka mewujudkan generasi muda yang bebas narkoba, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang menggelar sosialisasi bahaya narkoba, Rabu (5/2/2025). Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Gajahmada Graha ini dihadiri oleh Forum Anak, Lembaga Perlindungan Anak, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak, Duta Genre, hingga pemerhati perempuan.

Sosialisasi bahaya narkoba untuk mewujudkan generasi muda yang bebas narkoba

Plt. Kepala Bakesbangpol Kota Malang Alie Mulyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sebuah bentuk nasionalisme, karena untuk menjaga keutuhan bangsa diperlukan generasi yang berkualitas termasuk terbebas dari narkoba. “Harapan kami anda semua yang hadir di sini dapat menjadi agen perubahan dan menularkan informasi ini. Mengajak teman-teman sebaya untuk menjadi generasi muda yang berkualitas dan jauh dari narkoba,” ajak Alie.

Plt. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Malang Meifta Ita Winindar yang menjadi narasumber dalam sosialisasi ini menyampaikan tentang dampak kesehatan bagi pengguna narkoba pada keluarga dan masyarakat. Selain bahaya narkoba, Meiftah juga menjelaskan terkait gangguan jiwa yang kerap dialami berkaitan penyalahgunaan napza. “Biasanya mereka ini mengalami depresi, psikosis, gangguan perkembangan, gangguan perilaku, gangguan penyalahgunaan alkohol, dan menyakiti diri. Prevalensi orang dengan depresi >18 tahun di Kota Malang sebanyak 10.21 dan menjadi yang tertinggi di Provinsi Jawa Timur,” ungkapnya.

Turut hadir pula Analis Penyuluhan dan Layanan Informasi Badan Narkotika Nasional Kota Malang Agung Dwi Wicaksono sebagai narasumber. Agung membeberkan bahwa berdasarkan jenjang pendidikan, remaja yang terjaring penyalah guna narkoba didominasi siswa SMA/SMK dengan total 47,70%, disusul mahasiswa, siswa SMP, bahkan pelajar SD. “Remaja ini terjebak rasa penasaran, mudah terpengaruh, gengsi karena ingin diterima di kelompok, dan frustasi,” pungkasnya. (ari/yn)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content