Artikel

Berkomitmen Perangi dan Cegah Korupsi, KPP Pratama Malang Utara Raih Penghargaan

Klojen (malangkota.go.id) – Sebagai salah satu kantor pelayanan pajak terbaik di Indonesia, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Malang Utara bertekad untuk memerangi serta mencegah adanya tindak korupsi. Dari berbagai upaya dan inovasi yang dilakukan selama ini, KPP Pratama Malang Utara akhirnya menyabet penghargaan wilayah bebas korupsi dari KemenPANRB RI beberapa waktu lalu.

1

Meski tidak mudah untuk meraih penghargaan tersebut, namun ke depan tekad KPP Pratama Malang Utara adalah meraih penghargaan yang lebih tinggi dalam pencegahan tindak korupsi. Beberapa hal itulah yang disampaikan Kepala KPP Pratama Malang Utara, Heru Pamungkas Wibowo usai acara Peringatan Hari Antikorupsi, Rabu (12/1/2018).

Pembangunan zona integritas bebas korupsi, kata dia, merupakan wujud dari implementasi reformasi birokrasi guna mewujudkan pemerintahan yang efektif dan efisien, bersih dan akuntabel. serta berorientasi pada pelayanan publik.

“Mengacu pada hal tersebut, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara berkomitmen untuk memerangi dan mencegah tindak korupsi,” imbuh Heru.

Geliat program tersebut, terang dia, telah dicanangkan sejak tahun 2017 lalu dan direalisasikan dalam berbagai inovasi pelayanan bagi para wajib pajak. Seperti pelayan yang ramah dan tanpa biaya apapun, pembayaran pajak secara online, fasilitas drive thru, fasilitas tempat bermain dan ibu menyusui dan lain-lain.

“Yang tak kalah penting adalah mutu dan kualitas SDM yang salah satunya diwujudkan pembekalan pengetahuan antikorupsi. Dengan demikian, nantinya para personel kantor pajak ini memahami batasan dan apa yang harus dilakukan agar tidak terjebak dalam tindak korupsi,” sambung Heru.

Dari berbagai upaya dan inovasi tersebut berbuah manis, yaitu dengan diraihnya penghargaan predikat wilayah bebas korupsi dari KemenPANRB pada 10 desember 2018 lalu. “Ke depan prestasi ini harus ditingkatkan, sehingga penghargaan yang lebih tinggi, yaitu predikat sebagai wilayah birokrasi bersih melayani atau WBBM dapat diraih,” ungkap Heru.

Sementara itu, dari target pendapatan pajak tahun 2018 sebesar Rp733 milyar, saat ini sudah terealisasi 70 persen atau sekitar Rp520 milyar, kontribusi terbesarnya dari sektor pajak pertambahan nilai. Heru optimis target itu terpenuhi, karena menjadi salah satu upaya meraih penghargaan WBBM. (say/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content