Artikel

Tim Pemulasaran Covid-19 Polresta Malang Kota Jalani Tes Swab

Klojen (malangkota.go.id) – Sejak dibentuk pada 28 April 2020 lalu hingga saat ini tim pemulasaran jenazah Covid-19 yang dibentuk oleh Polresta Malang Kota sudah memakamkan sekitar 70 jenazah. Tim yang beranggotan enam personil polisi ini aktivitasnya sangat tinggi, yaitu ketika mulai proses awal pengambilan jenazah dari rumah sakit hingga ke tempat pemakaman.

Anggota tim pemulasaran jenazah Covid-19 Polresta Malang Kota secara menjalani tes swab di aula Mapolresta Malang Kota

Dari semua itu, tim di bawah koordinasi Kompol Sutiono tersebut tentu sangat berisiko dan rawan terpapar Covid-19. Tak hanya dari jenazah namun juga dari para tenaga medis yang rawan terpapar virus, sehingga setiap dua minggu sekali semua tim pemulasaran diharuskan menjalani tes cepat (rapid test). Hal ini untuk mengantisipasi dan untuk memastikan apakah ada anggota tim yang terpapar virus atau tidak.

Mengingat aktivitas tim ini semakin tinggi, maka pada Senin siang (13/07/2020) semua anggota tim pemulasaran diharuskan menjalani tes swab di aula Mapolresta Malang Kota. Pada hasil tes swab yang pertama kali dilaksanakan ini memang tidak ada anggota tim yang terdeteksi reaktif atau tidak ada yang positif serta terpapar Covid-19. 

Ke depan, Kompol Sutiono mengatakan usai mengikuti tes swab, selain tes cepat setiap dua minggu sekali, tes swab seperti ini akan digelar secara rutin, minimal satu kali dalam satu bulan. “Meski dari hasil tes swab tidak ditemukan anggota tim yang positif, namun setiap personel polisi ini hendaknya tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, terutama ketika bertugas memakamkan pasien positif Covid-19,” imbuhnya.

“Selain menggunakan alat pelindung diri secara aman, para anggota tim ini juga harus mengkonsumsi makanan bergizi, vitamin dan cukup istirahat, sehingga daya tahan tubuhnya terjaga. Dengan demikian, mereka tidak akan mudah terpapar virus,” sambung Kompol Sutiono.

Tim pemulasaran jenazah Covid-19 ini beberapa waktu lalu mendapat apresiasi dari Kapolda Jawa Timur dan juga Kapolri Jenderal Idham Aziz atas konsistensi, dedikasi dan telah menjalankan tugas dengan baik. Pasalnya, bahkan tak jarang tim pemulasaran ini sampai memanfaatkan waktu tidur meski seper sekian menit di tempat pemakaman. (say/yon)

You may also like

Skip to content