Cara Kota Malang Lakukan Percepatan Vaksinasi

oleh Jun 18, 2021Berita, Kesehatan0 Komentar

Malang (malangkota.go.id)  – Sebagaimana instruksi dari Satgas Penanganan Covid-19 pusat, Pemerintah Kota Malang terus melakukan percepatan program vaksinasi. Vaksinasi yang saat ini ada pada tahap kedua, vaksin AstraZeneca diberikan kepada beberapa kalangan seperti pelayan publik, lanjut usia, guru, pedagang difabel dan masyarakat. Upaya percepatan ini guna membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok yang semakin besar.

Pelaksanaan vaksinasi di Balai Kota Malang beberapa waktu lalu

Progresnya untuk beberapa kalangan yaitu, untuk tenaga kesehatan dari 12.897 penerima terealisasi 100 persen lebih. Bagi lansia dari 47.490 sasaran, terealisasi 22.545 atau sekitar 50 persen, sedangkan pelayan publik dari 73.564 penerima terealisasi 35.036 orang atau mencapai 48 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr. Husnul Muarif pada Kamis (17/6/2021) saat ditemui di sela-sela rapat paripurna di DPRD mengatakan, jika pihaknya saat ini sedang menuntaskan vaksinasi tahap kedua yang akan berakhir pada 30 Juni. Adapun sisa vaksin AstraZeneca yang masih ada di Kantor Dinas Kesehatan sebanyak 69 vial dan ditarget akan terdistribusi semua pada akhir bulan ini.

Dalam program percepatan ini berbagai pihak pun dilibatkan seperti komunitas, organisasi keagamaan, dan lembaga swadaya masyarakat. Selain itu, vaksinasi massal seperti di pusat perbelanjaan dengan menyasar warga dari 4-5 kelurahan dan layanan vaksinasi tanpa turun diintensifkan.

“Dengan demikian secara otomatis juga akan terus menekan kasus-kasus Covid-19. Namun setiap warga masyarakat tetap kami imbau agar menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” imbuhnya.

Karena, menurut pria berkacamata itu, orang yang sudah mendapat vaksin tidak ada jaminan tidak terpapar virus Covid-19. Saat ditanya vaksinasi bagi warga yang berusia minimal 17 tahun, disampaikan dr. Husnul akan diberikan pada vaksinasi tahap ketiga bersama warga yang rentan terpapar virus. Sedangkan bagi yang berusia kurang dari 17 tahun atau anak-anak, masih menunggu info dan arahan lebih lanjut dari Satgas Covid-19 Kota Malang.

Sebelum vaksinasi tahap ketiga dilakasanakan, Dinas Kesehatan bersama para pihak terkait akan melakukan evaluasi terkait pelaksanaan vaksinasi tahap pertama dan kedua. Sehingga pada pelaksanaan ketiga nanti, apa yang menjadi kekurangan sebelumnya dapat dipenuhi.

“Kota Malang saat ini ada di zona oranye dengan penambahan pasien setiap hari antara 6 hingga 10 kasus. Sedangkan bed occunpancy rate atau tingkat hunian tempat tidur di rumah sakit rujukan sekitar 50 persen dan pasien yang di isolasi 30 persen,” tutupnya. (say/ram)

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.