Berita Ekonomi-Bisnis

Pemkot Malang Terima Dividen Rp5,7 Miliar Dari Bank Jatim

Klojen (malangkota.go.id) – Bank Jatim Cabang Malang menyerahkan dividen tahun 2022 sebesar Rp5.767.485.186,91 kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Secara simbolis Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji menerima dividen yang diserahkan oleh Kepala Bank Jatim Cabang Malang Deddy Adjie Wijaya saat Focus Group Discussion (FGD) Bank Jatim Cabang Malang ‘Building Strategic Partnership’ di Hotel Aria Gajayana, Jumat (12/5/2023).

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji  memberikan arahan pada FGD Bank Jatim Cabang Malang ‘Building Strategic Partnership’

Wali Kota Malang dalam sambutannya mengungkapkan kegiatan kali ini selain dalam rangka halalbihalal, juga menjadi wadah membangun kolaborasi antara Bank Jatim dan Pemkot Malang. Dalam hal ini, sebuah kerja sama harus ada dua belah piha yang sailng support dengan satu visi yang sama, yakni dalam rangka mendukung pembangunan daerah.

“Tidak mungkin ada bank lain akan memberikan dividen sebesar Rp5,7 miliar dari Rp27 miliar penyertaan saham. Kenapa? Karena ini adalah bank milik kita sendiri,” jelas Sutiaji, Jumat (12/5/2023).

Pada kesempatan ini Sutiaji juga memberikan selamat dan apresiasi kepada Bank Jatim Cabang Malang atas prestasinya menjadi ranking pertama se-Jatim. Hal ini menurutnya tak lepas dari sinergi dengan adanya satu visi yang sama.

“Tidak mungkin kita bisa kerja sama kalau visinya tidak sama. Samanya bagaimana? Misalnya satu pergi ke utara, ya ke utara semua. Tidak satu pergi ke utara, yang lain ke timur. Inilah yang harus dibangun bersama,” tuturnya.

Ditambahkannya, saat ini kompetisi sudah dimulai, dan terlebih Bank Jatim pemilik sahamnya bukan pemerintah saja tetapi juga masyarakat. “Meskipun pemilik saham utama adalah Pemerintah Daerah Provinsi Jatim, tetapi ketika sudah go public, yang melihat adalah semua,” jelasnya.

Oleh karena itulah orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang itu mengajak untuk bangga dengan bank daerah yang dimiliki. Menurutnya ini konsep dari membangun sebuah sinergi, strategi dalam kebersamaan.

“Kenapa? Karena Bank Jatim adalah bank kita bersama. Alhamdulilah dengan digitalisasi insyaallah Bank Jatim juga sudah setara, bahkan diharapkan jauh lebih maju dibandingkan bank-bank lain,” pungkasnya. (cah/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content