Kedungkandang (malangkota.go.id) – Untuk menangani permasalahan banjir yang telah lama menjadi isu di kawasan Sawojajar, Pemerintah Kota Malang membangun saluran drainase berupa gorong-gorong di Jl Ki Ageng Gribig, Kota Malang yang tembus ke Jl Danau Toba, Sawojajar.

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji meninjau gorong-gorong di Jl Ki Ageng Gribig

Untuk memastikan kelancaran pembangunan gorong-gorong ini, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji secara langsung meninjau, Rabu (23/8/2023). Orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang tersebut berharap pembangunan gorong-gorong ini akan menjadi solusi nyata untuk mengatasi permasalahan banjir di Sawojajar ketika musim hujan tiba.

“Kami berharap dengan pembangunan Gorong-Gorong Ki Ageng Gribig ini masalah banjir di Sawojajar dapat teratasi. Taglinenya adalah, dengan dibangunnya Gorong-gorong Ki Ageng Gribig, banjir abadi Sawojajar teratasi,” jelas Sutiaji.

Pembangunan gorong-gorong Ki Ageng Gribig ini merupakan bagian dari rencana pembangunan yang sesuai dengan master plan Kota Malang. Dalam targetnya, Kota Malang ingin bebas dari banjir pada tahun 2028.

Sutiaji berharap bahwa pembangunan gorong-gorong Ki Ageng Gribig dapat berjalan dengan lancar. Ini terutama karena pembangunan gorong-gorong ini juga melintasi Jl Ki Ageng Gribig yang memiliki arus lalu lintas yang padat, sehingga memerlukan penanganan khusus.

“Dengan mengadopsi teknologi konstruksi mutakhir yang ada saat ini, kami berharap bahwa dampak dari pembangunan gorong-gorong Ki Ageng Gribig dapat diminimalkan sebaik mungkin,” terang Sutiaji.

Apalagi pembangunan ini dilakukan di tempat-tempat yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat, sehingga perlu dilakukan dengan sebaik mungkin dan dalam waktu yang cepat. Harapannya, pembangunan ini dapat berjalan lancar dan tidak terlalu mengganggu masyarakat.

Hal ini juga termasuk mengurangi dampak dari proses penggalian dan pemasangan gorong-gorong, yang diharapkan dapat diminimalkan semaksimal mungkin. Dengan harapan bahwa pada musim hujan ini, baik pada bulan September, Oktober, November, maupun Desember, gorong-gorong Ki Ageng Gribig sudah dapat memberikan manfaat yang nyata. (cah/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content