Klojen (malangkota.go.id) – Tujuh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang menyampaikan pendapat terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Malang Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Malang, Senin (24/3/2025). Ketujuh fraksi tersebut yaitu fraksi PDIP, Golkar, Gerindra, PKB, PKS, Nasdem-PSI, dan fraksi Damai (Demokrat-PAN).

Pada rapat paripurna ini berbagai saran, kritik dan masukan disampaikan, mulai terkait pelayanan publik, sarana prasarana, hingga peraturan daerah yang mengacu terhadap peraturan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hal ini tujuannya tak lain agar Kota Malang semakin baik ke depannya dan masyarakatnya sejahtera.
Beberapa hal yang disoroti antara lain dinamika pertumbuhan ekonomi Kota Malang pada tahun 2024 yang menunjukkan perlambatan dari 6,07 persen pada tahun 2023 menjadi 5,41 persen pada tahun 2024. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Rasar Harga Berlaku (ADHB) pada tahun 2024 sebesar Rp114.721,6 (ribu rupiah) lebih tinggi dari tahun 2023 yang sebesar Rp107.541,79 (ribu rupiah). Untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan dari angka 84 menjadi 84,68 atau meningkat 0,68. Angka kemiskinan berhasil diturunkan dari 4,26 persen menjadi 3,91 persen.
Selain itu, capaian kinerja positif hadir dalam wujud raihan 58 penghargaan sepanjang tahun 2024 serta predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 13 kali berturut-turut dari BPK. Sementara itu 147 inovasi daerah terus dikembangkan hingga tahun 2024.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas semua saran dan masukan yang positif atas LKPj Wali Kota Malang 2024. Pihaknya pun menerima dan akan mengakomodir semua pendapat fraksi-fraksi.
“Selama ini sinergi dan kolaborasi antara Pemkot Malang dan DPRD berjalan dengan baik. Tentu berbagai hal yang disampaikan itu demi untuk kebaikan Kota Malang. Apa yang positif akan kita pertahankan dan bahkan ditingkatkan, dan yang kurang baik akan kita perbaiki,” ucapnya.
Lebih jauh Wali Kota Malang mengungkapkan bahwa dalam melakukan perbaikan-perbaikan ini pasti tidak bisa dalam waktu dekat. Pasalnya semua membutuhkan waktu untuk berproses agar hasilnya pun sesuai harapan. “Dalam konteks ini, kami pun membutuhkan dukungan berbagai pihak, khususnya dari DPRD,” tutupnya. (say/yn)