Berita

Sambut Tahun Baru 2015, Kota Malang Gelar ‘Malang Bersalawat’

Menyambut Tahun Baru 2015 dan Haul Gus Dur (Presiden IV RI), Kota Malang menggelar ‘Malang Bersholawat’ di depan Balai Kota Malang. Bersama Majelis Taklim Wal Maulid Ar-Ridwan, masyarakat Kota Malang mengumandangkan salawat sebagai ungkapan puji syukur menyambut kehadiran tahun 2015, Selasa (30/12).

Habib Achmad Jamal bin Thoha Ba’agil memberikan tausiah, Selasa (30/12)
Habib Achmad Jamal bin Thoha Ba’agil memberikan tausiah, Selasa (30/12)

Kehadiran Majelis Taklim Wal Maulid Ar-Ridwan yang memenuhi halaman Balai Kota Malang hingga meluber ke kawasan Bundaran Tugu sangat luar biasa. Sejak ulama kondang Habib Achmad Jamal bin Thoha Ba’agil yang datang pukul 20.00 WIB hingga acara usai, gelaran ‘Malang Bersalawat’ berlangsung meriah.

Habib Jamal mengungkapkan rasa syukurnya diundang oleh Wali Kota Malang datang ke Balai Kota Malang untuk memuliakan mahkluk terbaik di muka bumi yang sangat dicintai oleh seluruh umat muslim yaitu Nabi Muhammad SAW.

“Jangankan kita yang mencintai beliau, Abu Lahab yang sudah dilaknat dalam Al-Qur’an dan dimasukkan dalam neraka, setiap hari Senin diberi keringanan siksa karena Abu Lahab pernah merasa senang saat tahu Nabi Muhammad lahir,” jelas Habib Jamal, Selasa (30/12).

Habib Jamal juga berpesan kepada para peserta Majelis Taklim Wal Maulid Ar-Ridwan untuk tidak larut dalam perayaan tahun baru yang cenderung menuju hal yang maksiat. Ia mengajak seluruh umat Islam untuk bersama-sama terus mengumandangkan salawat dan berbuat yang baik sesuai dengan tuntunan agama.

Dalam kesempatan ini Habib Jamal juga berterima kasih kepada Wali Kota Malang yang mendukung penuh adanya kegiatan Majelis Taklim Wal Maulid Ar-Ridwan ini. Ia berdoa semoga Abah Anton (panggilan akrab Wali Kota Malang, H. Moch. Anton) dan Wakil Wali Kota Malang Drs. Sutiaji mampu memimpin dengan baik menuju Kota Malang yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur (negeri yang subur, makmur, adil, dan aman).

Sementara itu Wali Kota Malang H. Moch. Anton mengaku senang sekali dengan adanya kegiatan ini, pihaknya berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan lebih sering lagi agar Kota Malang semakin bermartabat. Tidak lupa dalam kesempatan ini ia menyampaikan rasa bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas tragedi Pesawat AirAsia QZ8501.

“Kita menghormati saudara-saudara kita yang tertimpa musibah AirAsia, karena itu pada perayaan tahun baru nanti kita menggelar Yasin dan Tahlil Kubro,” tegas Abah Anton.

Dengan adanya kegiatan Yasin dan Tahlil Kubro diharapkan Kota Malang bisa selamat dari berbagai macam bencana dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Tahlil dan Yasin ini juga menjadi doa bagi para korban pesawat AirAsia.

“Adanya kegiatan ini adalah wujud syukur Kota Malang. Semoga tahun 2015 Kota Malang dihindarkan dari berbagai bencana,” pungkas Abah Anton. (cah/yon)

 

 

You may also like

Skip to content