Berita

Buka Porprov, Pakde Karwo Himbau Atlet dan Wasit Agar Profesional

Pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur V Banyuwangi yang dihelat di Stadion Diponegoro Kabupaten Banyuwangi berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat sekitar, Sabtu (6/6).

Gubernur Jatim, Soekarwo memberikan semangat serta menghimbau kepada para atlet dan wasit agar profesional dan menjunjung tinggi sportivitas, Sabtu (6/6)
Gubernur Jatim, Soekarwo memberikan semangat serta menghimbau kepada para atlet dan wasit agar profesional dan menjunjung tinggi sportivitas, Sabtu (6/6)

Macetnya jalan raya di sekitaran stadion dan penuhnya tribune di dalam stadion menunjukkan bahwa warga Kabupaten Banyuwangi memberikan dukungan sepenuhnya terhadap pesta olahraga dua tahunan ini.

Acara dimulai dengan pesta kembang api dan unjuk kebolehan dari ratusan penari asal Kabupaten Banyuwangi yang membawakan tari Gandrung. Selain itu Banyuwangi Ethno Carnival dan pawai peserta Porprov yang beraneka ragam juga turut meramaikan acara pembukaan ini.

Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Soekarwo, SH, M.Hum mengatakan jika penyelenggaraan Porprov ini merupakan salah satu sarana untuk melahirkan atlet profesional berkaliber nasional dan internasional. “Jatim adalah gudang atlet, dan tidak heran jika nantinya dari Jatim banyak atlet berkualitas,” ujarnya, Sabtu (6/6).

Pria yang akrab disapa Pakde Karwo itu menghimbau kepada para wasit agar selalu fair play dalam memimpin suatu pertandingan. Atlet pun harus menjunjung tinggi profesionalismenya, sehingga pelaksanaan Porprov V ini berjalan dengan baik serta menghasilkan prestasi yang memuaskan.

“Profesionalisme, kejujuran, dan sportivitas merupakan beberapa faktor penting untuk meraih prestasi yang maksimal. Porprov ini juga untuk mempersiapkan atlet-atlet yang nantinya akan berlaga di level Asia dan bahkan dunia. Oleh sebab itu, taatilah semua aturan pertandingan,” himbau Pakde Karwo.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, M.Si menyampaikan permintaan maafnya karena kurang maksimalnya sarana penginapan atau hotel. “Jika ada kekurangan dan tidak maksimalnya sarana prasarana, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkapnya.

Ditambahkan Anas, meski demikian, untuk menyiasati kekurangan hotel, kontingen peserta Porprov V ini masih bisa memanfaatkan pemukiman warga untuk penginapan. “Warga Banyuwangi tergolong ramah, dan para peserta Porprov merasa senang dengan pelayanan dan keramahan warga ini,” imbuhnya. (say/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content