Berita

Abah Anton Resmikan Warung Infak

Ide yang dicetuskan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang untuk mendirikan Warung Infak patut mendapatkan apresiasi dan dukungan semua pihak. Warung ini berada di kawasan Pasar Comboran Jl. Prof. Mohammad Yamin, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Wali Kota Malang H. Moch. Anton mengajak warga untuk memanfaatkan keberadaan Warung Infak, Kamis (30/7)
Wali Kota Malang H. Moch. Anton mengajak warga untuk memanfaatkan keberadaan Warung Infak, Kamis (30/7)

Wali Kota Malang H. Moch. Anton yang kemarin, Kamis (30/7), meresmikan Warung Infak bernama ‘Abah e Wong Cilik’ berharap dengan adanya warung ini akan memberikan pendidikan beramal kepada masyarakat. Pria yang akrab disapa Abah Anton itu juga mengatakan adanya Warung Infak ini sangat bagus dan akan sangat bermanfaat bagi warga.

Warung Infak ini menyediakan makanan gratis bagi masyarakat kurang mampu/keluarga miskin. Semua menu makanan di warung ini semua gratis karena Baznas mendapatkan modal dari sumbangan pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintah Kota Malang yang sebagian dialokasikan di Warung Infak.

Menurut Ketua Baznas Kota Malang, Fauzan Zenrif, setelah pihaknya melakukan pengamatan, adanya warung ini sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan warga di pagi hari untuk sarapan. “Semoga warung ini dapat bermanfaat,” ujarnya setelah acara peresmian Warung Infak, Kamis (30/7).

“Warung Infak ini akan dibuka pada tanggal 1 Agustus 2015, dan setiap warga yang ingin makan gratis sambil berinfak di warung ini harus menjadi anggota terlebih dahulu dan berasal dari keluarga kurang mampu di Kota Malang. Bagi yang ingin mendaftar nantinya harus membawa fotokopi KTP dan KK (Kartu Keluarga) ke Warung Infak,” urai Fauzan.

Berbagai jenis makanan, kata dia, seperti nasi pecel, rawon, soto dan lain-lain akan disuguhkan di warung ini. “Untuk tahap awal, akan dibuka pendaftaran bagi 50 orang anggota, jika masih kurang akan ditambah sampai seratus orang. Nantinya kita batasi sampai 200 orang,” sambung pria berkacamata itu.

Kehadiran warung ini, lanjut Fauzan, tidak akan mengganggu dan merugikan warung lain yang ada di sekitar Warung Infak, karena sistemnya keanggotaan. “Kami membatasi jumlahnya, dan tidak semua orang bisa makan gratis. Warga yang menjadi anggota ketika memberikan infak seikhlasnya, dan bisa makan gratis,” tambahnya. (say/yon)

1 Comment
  1. andri sanjaya 9 years ago
    Reply

    malang macet, abah anton iki d malang kerjo opo? mikrolet dari 15 thn lalu ya gitu2 ae, ga ada perbaikan angkutan umum.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content