Artikel

Kebutuhan LPG Diprediksi Naik 9 Persen

Blimbing (malnagkota.go.id) – Pada kondisi normal, rata-rata konsumsi untuk LPG di Jawa Timur yaitu sebesar 5.070 Metric Ton (MT) per hari. Sementara itu Pertamina memprediksi konsumsi LPG akan mengalami kenaikan pada bulan Ramadan 2019 dengan estimasi angka mencapai 5.520 MT per hari atau naik sebesar sembilan persen dari konsumsi normal .

Ilustrasi foto: http://lipi.go.id/

Hal itu yang disampaikan Unit Manager Communication & CSR Pertamina JatimBaliNus, Rustam Aji, Kamis (23/05/2019).  Selain mengoptimalkan stok di enam Depot dan Kilang LPG serta seluruh SPPBE yang ada di Jatim, Rustam menuturkan Pertamina juga berkoordinasi dengan lembaga penyalur LPG untuk mengaktifkan Agen dan Pangkalan Siaga yang tetap buka melayani di hari libur.

“Di Jawa Timur, jumlah Agen Siaga mencapai 352 untuk LPG 3kg dan 64 agen untuk LPG non-subsidi. Sedangkan Pangkalan Siaga LPG 3kg mencapai 3.800, termasuk SPBU yang menyediakan LPG 3kg,” imbuh Rustam.

Khusus untuk memenuhi kebutuhan LPG 3 kg kepada masyarakat Malang Raya, Pertamina MOR V juga telah melakukan upaya penambahan suplai. “Pertamina memprediksi terjadi kenaikan konsumsi sebesar enam persen dari konsumsi normal rata-rata sebesar 128.660 tabung atau 386 Metric Ton per hari, menjadi 136.000 tabung per hari (408 MT),” terangnya.

Lebih jauh Rustam mengatakan, kebutuhan ini dilayani oleh 53 Agen dan 1930 Pangkalan. Khusus untuk masa satgas Pertamina mengaktifkan 18 Agen dan 161 Pangkalan Siaga di Malang Raya.

Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan BBM & LPG masyarakat pada momen Ramadhan dan Idulfitri 2019 yang salah satunya dengan menyiagakan satgas selama 24 jam. “Untuk kelancaran proses distribusi, Pertamina juga berkoordinasi dengan instansi terkait seperti BPH Migas, Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas ESDM, dan juga mitra Pertamina seperti Hiswana Migas,” sambungnya.

“Masyarakat juga dapat berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan pelayanan Pertamina dan melaporkan apabila terjadi kendala dan hambatan distribusi produk Pertamina melalui contact Pertamina di nomor 135 atau 1500-000. Pertamina juga akan terus melakukan update apabila terdapat program promo pelanggan dan laporan satgas terbaru melalui akun media sosial yaitu @pertaminamor5 dengan hashtag #MORHIT5,” pungkas Rustam. (say/yon)

Baca juga dalam : Artikel
Senin, 19 Agustus 2019 5:00 WIB

Ignite the Nation Kobarkan Semangat Startup Digital

Minggu, 18 Agustus 2019 5:00 WIB

Bank Indonesia Luncurkan QRIS