Artikel

Animo Masyarakat Pengguna Moda Transportasi KA Terus Meningkat

Klojen (malangkota.go.id) – Makin mudahnya masyarakat untuk mengakses moda transportasi kereta api (KA) membuat Stasiun Malang tidak pernah sepi dari penumpang.

Kepala Stasiun Kotabaru Malang, Radne Anyarso Tulad

Kepala Stasiun Kotabaru Malang, Radne Anyarso Tulad mengaku saat ini animo masyarakat untuk naik moda transportasi kereta api terus meningkat. “Terutama saat akhir pekan, animo masyarakat menggunakan kereta api sangat tinggi,” jelas Radne.

Adanya upaya penambahan sejumlah perjalanan KA baru di lintasan utara, kata dia, salah satunya rute Surabaya-Malang. Ratne melihat untuk Kota Malang sendiri memiliki keunikan dalam menggunakan kereta api.

“Okupansi penumpang KA di Malang cukup bagus, terutama di akhir pekan angkannya bisa mencapai 90 sampai 100 persen,” ujar Radne.

Radne menerangkan rata-rata jumlah penumpang KA di Stasiun Malang tercatat di kisaran 3.000 – 3.500 penumpang di hari biasa, sedangkan di akhir pekan mencapai 4.500 – 5.000 penumpang.

“Itu untuk seluruh perjalanan jarak menengah dan jarak jauh. Tapi yang paling banyak adalah relasi dari Surabaya-Malang,” kata Radne.

Permintaan yang tinggi itu, lanjutnya, membuat PT KAI menambah operasional kereta tambahan untuk relasi Surabaya – Gubeng ke Malang PP. Jika sebelumnya kereta hanya beroperasi di akhir pekan, saat ini sudah setiap hari.

Hal ini untuk memenuhi keinginan masyarakat untuk memanfaatkan rangkaian kereta Jayakarta Premium relasi Surabaya, Gubeng – Pasar Senen, Jakarta. Kemudian dijalankan sampai Stasiun Malang diperbantukan KA loka. “KA itu sudah diperbantukan sejak Maret lalu. Namun sejak 1 Agustus 2019 ditambah pemberhentian satu rute di Stasiun Wonokromo,” tutup Radne. (cah/ram/yon)