Berita

Perusahaan Perdagangan Berjangka Harus Berikan Edukasi Literasi Keuangan

Blimbing (malangkota.go.id) – Literasi keuangan masyarakat hingga saat ini masih terbilang rendah atau hanya ada diangka sekitar 30 persen. Sebesar 70 persen lebih masyarakat lebih menanamkan modalnya di sektor investasi, seperti emas dan perumahan. Sedangkan untuk investasi pada perusahaan berjangka juga masih rendah, sehingga pihak perusahaan harus bisa memberi edukasi kepada masyarakat.

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji memotong tumpeng saat meresmikan Kantor BPF Tower Malang

Hal itulah yang disampaikan oleh Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji usai meresmikan kantor BPF Tower yang ada di Ruko Pelita Jalan Letjen S Parman 59 Malang, Selasa (18/08/2020). Menurutnya, masyarakat harus paham cara investasi, untung ruginya, hingga memilih investasi untuk perusahaan yang seperti apa.

Ditambahkan pria berkacamata tersebut, kehadiran BPF Tower juga harus seperti itu sehingga akan turut mendongkrak roda ekonomi, khususnya di tengah pandemi seperti saat ini. Terlebih hingga akhir tahun ini Wali Kota Malang menargetkan pertumbuhan ekonomi di Kota Malang ada di angka empat persen.

Terkait hal tersebut, pimpinan BPF Tower Malang, Andri mengatakan bahwa salah satu program prioritas dari perusahaan yang dipimpinnya sesuai dengan yang disampaikan oleh Wali Kota Malang. “Berbagai sarana prasarana di perusahaan kami sudah cukup memadai, sehingga diharapkan akan turut menumbuhkan investasi di Kota Malang,” ucapnya.

“Dalam lima tahun ke depan kami menargetkan bisa merekrut 1.000 pialang yang akan melayani para calon investor atau nasabah. Kami pun akan memberi edukasi secara tranparan agar calon nasabah tidak kecewa dan lebih percaya terhadap perusahaan kami,” tegas Andri. (say/yon)

You may also like

Skip to content