Menguak Makna 4 Gunungan di Ruwatan Nagari

oleh Apr 8, 2021Berita, Sosial Budaya

Malang, (malangkota.go.id) – Dalam menjalani hidup dan kehidupan harus ada keseimbangan, sehingga semua dapat berjalan pada porosnya dengan baik. Seperti halnya yang ada dalam tubuh seseorang yang terdiri dari 4 unsur, yaitu angin, air, tanah dan api. Masing-masing dari semua itu mempunyai peran yang berbeda, namun harus tetap beriringan.

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji menerima gunungan dari tokoh seniman sebelum acara ruwatan dimulai

Jika tidak, apabila satu atau dua di antaranya berperan dominan, maka akan terjadi keguncangan atau ketidakseimbangan dalam tubuh. Dari semua itu, maka akan membuat manusia berperilaku kurang baik, seperti merusak alam dan memicu gesekan antargolongan.

Beberapa hal tersebut yang disampaikan Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji saat menghadiri acara ruwatan nagari di Gedung Kesenian Gajayana di Jalan Nusa Kambangan Nomor 19 Kota Malang, Rabu (07/04/2021) malam. Pada acara ini tokoh budaya Kota Malang menyerahkan 4 gunungan kepada Wali Kota Malang, Wakil Wali Kota Malang dan 2 gunungan kepada 2 mantan Wali Kota Malang.

Keempat gunungan tersebut, imbuh Wali Kota Sutiaji seolah sama dengan empat unsur yang ada dalam tubuh manusia, dan ini bukan sebuah kebetulan atau setting-an. “Maka dari itu, mari kita selalu memviralkan kebaikan, dan bagaimana caranya 4 unsur itu tetap sejalan. Dengan demikian, akan terlahir sosok yang amanah dan tidak egois dalam berbagai hal,” urainya.

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji, Wakil Wali Kota Malang, Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko bersama 2 mantan Wali Kota Malang melepas burung dara dalam rangkaian acara ruwatan nagari

Sedangkan terkait gelaran ruwatan ini, menurut pria berkacamata itu, harus dilestarikan dan diwarisi generasi penerus bangsa. Di sisi lain, program penguatan karakter harus dilakukan sejak dini, guna melahirkan generasi masa depan yang cemerlang.

Pernyataan senada disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, SE., MM yang juga sebagai ketua pelaksana acara ruwatan ini. Disampaikannya, bahwa program nguri-nguri budaya seperti ini sangat penting guna lebih menguatkan kecintaan terhadap budaya leluhur bangsa.

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji bersama tamu undangan VVIP lainnya foto bersama usai membuka acara ruwatan nagari

“Ruwatan ini, disuguhkan bukan sekadar untuk jadi hiburan atau tontonan belaka, tapi harus dijadikan tuntunan juga. Terutama bagi kaum muda dan atau para pelajar, acara seperti harus bisa diteladani dan diwarisi agar budaya ini tidak punah,” tegasnya. (say/ram)