Berita Sosial dan Kesra

Sutiaji Hadiri Doa Bersama dan Maulid Nabi di Alun-Alun Tugu

Malang, (malangkota.go.id) – Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji beserta Wakil Wali Kota Malang, Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko menghadiri doa zikir dan tahlil bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan serta peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW dalam rangkaian Safari Maulid 40 Malam bersama Majelis Maulid Wattalim Riyadlul Jannah di Alun-Alun Tugu, Balai Kota Malang, Sabtu (8/10/2022).

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji beserta Wakil Wali Kota Malang, Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko menghadiri doa zikir dan tahlil bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan serta peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW dalam rangkaian Safari Maulid 40 Malam bersama Majelis Maulid Wattalim Riyadlul Jannah di Alun-Alun Tugu, Balai Kota Malang, Sabtu (8/10/2022).

“Terima kasih yang luar biasa, setelah dua tahun lebih kita diberikan cobaan pandemi oleh Allah. Ucapan Alhamdulillah kita dengungkan bersama-sama. Hari ini kita berkumpul bersama karena inayah, rahman rahim Allah SWT. Ucapan bersyukur, Malang tentram. Dua tahun kita tidak mendengar hiruk pikuknya saudara berselawat,” ungkap syukur Sutiaji.

Lebih lanjut ia menyampaikan, bahwa di tanggal 1 Oktober 2022 kemarin, Malang, Indonesia dan dunia berduka. Untuk itu dalam sambutannya ia menitipkan doa untuk seluruh saudara yang menjadi korban dalam tragedi Stadion Kanjuruhan.

“Dari Malang yang sering kita dengungkan salam satu jiwanya, kita disuguhkan sebuah petaka dari Allah tapi yakinlah itu karena perbuatan manusia. Maka saya mohon doa kepada para jemaah, pada para habib, para kiai, para ustaz terlebih hatinya yang selalu dinaungi serta mengucapkan selawat, saya mohon sekali doakan,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini di antara saudara-saudara yang tertimpa musibah di Stadion Kanjuruhan masih ada yang dirawat di rumah sakit. Ia berharap dan menitipkan doa kepada seluruh yang hadir agar korban tidak bertambah dan saudara-saudara yang dirawat dapat segera pulih serta diberikan kesehatan.

“Ini adalah duka kita, duka mendalam yang luar biasa. Mudah-mudahan dunia mengetahui bahwa Malang tidak menghendaki demikian. Berpuluh-puluh tahun kita tunjukkan bahwa Malang cinta damai. Riyadlul Jannah digelar bahkan hingga dini hari tidak ada kericuhan. Ini mendakan bahwa Malang cinta damai, maka mohon doanya,” harap Sutiaji.

Sutiaji dan Sofyan Edi pun larut dalam khidmatnya doa dan selawat bersama ribuan jemaah Majelis Maulid Wattalim Riyadlul Jannah. Sembari memanjatkan doa untuk saudara-saudara dalam musibah Kanjuruhan.

“Maka itu mohon doanya, saya mohon sekali lagi semoga saudara-saudara kita yang telah dipanggil oleh Allah mudah-mudahan merupakan panggilan yang dirindukan. Semoga dosa saudara-saudara kita yang diambil oleh Allah SWT diampuni dan mudah-mudahan amal kebajikannya diterima oleh Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kita yang hadir di sini diberikan inayah, hidayah, magfiroh. Mohon doanya mudah-mudahan Malang tetap damai, Malang tetap sejuk,” tutup Sutiaji. (eka/ram)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content