Berita Disabilitas

Wali Kota Sutiaji Sebut Warga Berkebutuhan Khusus Istimewa

Malang, (malangkota.go.id) – Hari Disabilitas Internasional diperingati setiap tanggal 3 Desember. Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) pun menggelar kegiatan peringatan Hari Disabilitas Internasional di Grand Mercure, Kota Malang, Selasa (13/12/2022).

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji menyerahan alat bantu bagi para difabel secara simbolis di Grand Mercure, Kota Malang, Selasa (13/12/2022).

Tahun ini, peringatan Hari Disabilitas Internasional mengangkat tema “‘Transformative Solutions for Inclusive Development: The Role of Innovation in Fuelling an Accessible and Equitable World‘ atau ‘Solusi Transformatif untuk Pembangunan Inklusif: Peran Inovasi dalam Mendorong Dunia yang Dapat Diakses dan Adil’.

Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Dra. Penny Indriani, MM menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya mempromosikan dan memenuhi hak-hak dasar, kesejahteraan, kesetaraan, serta perlindungan bagi penyandang disabilitas.

“Melalui peringatan ini pula, dimaksudkan dapat mewujudkan dan meningkatkan partisipasi penyandang disabilitas agar lebih bermakna menuju inklusi yang berkelanjutan untuk memperkuat kemandirian,” ujar Penny.

Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2022 dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional. Penny menyebut bahwa kedua peringatan ini memang digabungkan dengan tujuan meningkatkan kesadaran  kepedulian, keberpihakan, dan dukungan seluruh elemen masyarakat terhadap eksistensi para penyandang disabilitas khususnya, serta pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) pada umumnya. Sehingga bermuara pada terwujudnya kesetiakawanan sosial yang tinggi.

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji begitu menghargai eksistensi para difabel. Sutiaji menyebut para difabel dengan sebutan anak istimewa. Menurutnya, anak-anak istimewa ini mendapat anugerah dari Tuhan dengan kemampuan dan potensi walau dibungkus kekurangannya. Dia mengingatkan semua pihak, khususnya orang tua untuk tidak menganggap remeh anak-anak istimewa ini, dengan membanding-bandingkannya dengan anak lain yang terlahir normal.

“Jangan pernah melihat sebelah mata kemampuan mereka yang menurut kaca mata kita kurang. Tapi Allah menyimpan keluarbiasaan sepanjang kita telaten dan mengungkit itu. Yakinlah Tuhan menyimpan kehebatan di atas kekurangan,” lanjutnya.

Wali kota menyebut bahwa keberadaan para difabel memacu pemerintah untuk mampu memberikan pelayanan yang ramah terhadap semua kalangan. “Pelayanan publik, fasilitas-fasilitas pembangunan harus disiapkan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak istimewa. Ini menjadi koreksi bagi kami untuk terus berbenah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sutiaji menyebut jumlah anak istimewa di Kota Malang ada 2.729. Anak-anak ini diberikan pendampingan, penguatan  literasi agar mereka termotivasi untuk mampu berdaya dan tetap optimis. Pemkot Malang pun berkomitmen untuk terus  meningkatkan keterlibatan para difabel dalam dunia kerja, baik di lingkungan kerja pemerintah maupun swasta.

Dalam gelaran ini juga  diserahkan alat bantu bagi para difabel secara simbolis. Bantuan tersebut terdiri dari kursi roda adaptif 11 buah dan kursi roda elektrik 7 buah (dari Dinsos Kota Malang); 32 alat bantu dengar, 17 kursi roda standar, 15 buah kursi roda adaptif, dan 86 buah tongkat adaptif (dari Kemensos), serta 7 buah kursi roda standar dan 7 buah kursi roda adaptif (dari Dinsos Provinsi Jatim).

Selain itu juga, wali kota secara langsung memberikan penghargaan kepada difabel berprestasi, juga bagi karang wreda berprestasi tingkat Jawa Timur. Pada acara ini pun dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Dinsos P3AP2KB Kota Malang dengan Grand Mercure yang telah memberikan kesempatan bekerja/magang di hotel tersebut.

Beragam potensi para difabel pun ditampilkan dalam acara ini, mulai dari tarik suara, fashion show, hingga pantomim. Tak ketinggalan, wali kota pun menyanyi bersama para difabel. (ari/ram)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content