Pelayanan Publik Religi

Sembari Halalbihalal, Pj. Wali Kota Malang Tinjau Pelayanan Perumda Tugu Tirta

Kedungkandang (malangkota.go.id) – Penjabat (Pj.) Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM bersilaturahmi ke kantor Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Rabu (17/4/2024). Kunjungannya kali ini tidak hanya untuk melakukan halalbihalal dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah saja, namun juga untuk melihat pelayanan publik yang diberikan di awal masuk kerja usai libur panjang.

Pj. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat halalbihalal di Perumda Tugu Tirta

“Sama seperti kemarin, saya juga ingin mengecek pelayanan yang diberikan. Walaupun sedang halalbihalal, pelayanan juga tidak boleh berhenti,” pesan orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang itu.

Pada kesempatan ini Wahyu menyampaikan beberapa masukan kepada manajemen guna peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat, termasuk untuk layanan pengaduan. Pj. Wali Kota Malang pun sempat menerima pengaduan masyarakat terkait adanya pembengkakan tarif air.

“Saya coba layani langsung, seperti apa keluhannya. Ternyata ada salah pencatatan oleh pelanggan, sehingga biasanya tarifnya sekitar Rp100 ribu sampe kena Rp600 ribu. Sudah diselesaikan. Secara umum, pelayanan berjalan dengan baik termasuk selama libur kemarin. Ke depan rencananya pelayanannya dipindah ke depan, sehingga orang yang masuk ke sini tidak ragu-ragu,” terangnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Handi Priyanto menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti berbagai masukan dari Pj. Wali Kota Malang yang salah satunya untuk pemindahan loket pelayanan di bagian depan kompleks kantor yang berada di Jalan Sentani Raya tersebut. “Kalau dari sisi pelayanannya bagus, hanya dari tempatnya yang belum representatif. Itu PR bagi direksi baru ke depannya,” sambungnya.

Handi menambahkan, selama libur Lebaran kemarin Perumda Tugu Tirta juga menerima pengaduan yakni terkait sambungan rumah, seperti adanya kebuntuan atau macet. Lebih lanjut, Handi menyampaikan jika cakupan sambungan rumah di Kota Malang ini sudah mencapai 97 persen, sehingga masih ada tiga persen yang belum ter-cover. “Banyak perumahan-perumahan baru dan terus berkembang. Harapannya, perumahan baru ini menggunakan PDAM,” pungkas Handi. (ari/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content