Berita Seni Budaya dan Pariwisata

Tasyakuran Sekuat Jati Angkat Pesona Seni Budaya dan UMKM

Lowokwaru (malangkota.go.id) – Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang menginisiasi Tasyakuran Sekuat Jati (Seribu Kupat Jatimulyo). Acara yang digelar di Kantor Kelurahan Jatimulyo, Sabtu (4/5/2024) ini sebagai bentuk nguri-uri budaya sekaligus halalbihalal.

Penjabat (Pj.) Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM saat membuka acara Tasyakuran Sekuat Jati (Seribu Kupat Jatimulyo)

Tasyakuran Sekuat Jati dihadiri dan dibuka langsung oleh Penjabat (Pj.) Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM. Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota Malang inipun tak segan mencicipi ketupat bersama warga masyarakat. 1.000 ketupat gratis yang disediakan ini memberikan sebuah makna untuk saling bertemu dan saling memaafkan. Pada kegiatan ini juga ada stan bazar UMKM mulai kuliner, kriya dan juga fesyen. Selain itu juga dirangkaikan dengan pencanangan Paguyuban UMKM Joyo Jatimulyo, KIM Jati, RW Tangguh dan Kelurahan Tangguh, yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis.

Pj. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengungkapkan sangat mengapresiasi Tasyakuran Sekuat Jatimulyo yang menurutnya sangat bagus, yang memadukan seni budaya dan UMKM. Terlebih animo masyarakat juga yang sangat luar biasa. “Kegiatan ini sangat bagus karena dikemas menarik dengan model yang berbeda. Kekayaan budaya Nusantara diangkat menjadi sebuah kegiatan yang sangat menarik bagi masyarakat di era saat ini,” kata Wahyu.

Melihat kemasan acara yang menarik dan animo masyarakat yang tinggi, Pj. Wali Kota Malang pun meminta kepada Camat Lowokwaru untuk terus menggelar acara serupa secara rutin. Menurutnya dari kegiatan ini banyak potensi yang dapat diangkat dan terus dikembangkan, mulai dari kuliner, dan produk UMKM yang lain.

Apalagi di Jatimulyo menurutnya banyak anak milenial dengan ide kreatif yang bisa dilibatkan. “Kalau kegiatan ini digelar rutin, tentunya anak-anak kos yang terdiri dari para mahasiswa milenial ini bisa dioptimalkan untuk berperan menggali dan mengembangkan potensi Kelurahan Jatimulyo agar bisa dikenal luas,” tutur Wahyu.

Sementara itu Ketua Pelaksana Sekuat Jati, Arif Subandi mengatakan kegiatan ini adalah tasyakuran (metri) untuk berdoa agar masyarakat Jatimulyo selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan. Kegiatan ini juga menjadi momen halalbihalal bagi seluruh warga sekaligus mengenalkan potensi UMKM dan seni budaya di Jatimulyo.

Tampak hadir pada kesempatan ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana, Kepala DPUPRPKP Kota Malang Dandung Djulharjanto, Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi, dan juga Camat Lowokwaru Rudi Cahyono Catur Utomo. (cah/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content