Prestasi Membanggakan Diraih Penggagas Kampung 3G

Prestasi Membanggakan Diraih Penggagas Kampung 3G

Klojen (malangkota.go.id) – Plt. Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji, Sekretaris Daerah Kota Malang beserta jajaran menerima kehadiran Ketua RW 23 Kelurahan Purwantoro, Ir. Bambang Irianto di halaman depan Balai Kota Malang, Senin (03/09/2018).

Ketua RW 23 Kelurahan Purwantoro, Kota Malang sekaligus penggagas Kampung Glintung Go Green (Kampung 3G), Ir. Bambang Irianto saat membawa Piala Kalpataru di Balai Kota Malang, Senin (03/09/2018).

Kehadiran Bambang Irianto ke Balai Kota Malang yang dikirab oleh Komunitas Willys Malang ini adalah untuk menyerahkan penghargaan yang diterimanya dari Presiden RI Joko Widodo melalui Kementerian Lingkungan Hidup RI berupa Piala Kalpataru bidang Pembinaan Lingkungan.

Penghargaan ini diterimanya atas prestasinya menjadi penggagas Kampung Glintung Go Green (Kampung 3G) bersama warga RW 23 Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Dalam sambutannya, Bambang Irianto mengajak kepada masyarakat Kota Malang untuk bersama-sama menjaga kampung-kampung tematik yang sudah banyak dibangun.

Ketua RW 23 ini sangat bersyukur atas penghargaan dan prestasi yang diraihnya. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut berpartisipasi dalam mewujudkan Kampung 3G.

“Saya sangat bersyukur atas penghargaan ini. (Penghargaan) ini luar biasa dan kerja keras masyarakat RW 23 Purwantoro selama 6 tahun,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengucapkan terima kasih kepada Ir. Bambang Irianto yang telah bekerja keras dengan penuh keikhlasan sehingga berhasil mendapatkan penghargaan dari tingkat nasional hingga internasional.

“Penghargaan ini tidak didapat oleh Bapak Bambang Irianto dengan mudah. Ada perjuangan dan kerja keras dan kerja ikhlas,” kata Sutiaji.

Oleh karena itu Sutijai mengajak bagi RT/RW di Kota Malang untuk belajar ke Kampung 3G, karena saat ini banyak RT/RW dari luar kota yang menimba ilmu di Kampung 3G. (ram/yon)

Delegasi Guangzhou Puji Kampung 3G Kota Malang

Delegasi Guangzhou Puji Kampung 3G Kota Malang

Klojen, (malangkota.go.id) – Kesuksesan Kampung Glintung Go Green (3G) yang berhasil menembus top 15 dari 301 kota di dunia, dalam Guangzhou Award For Urban Innovation mendapat apresiasi dari pihak penyelenggara acara tersebut.

KUNJUNGAN: Wakil Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji bertukar cenderamata dengan perwakilan delegasi Guangzhou di Balai Kota Malang, Kamis (7/9).

Beberapa delegasi Guangzhou Award For Urban Innovation Organizing Commitee akan melakukan kunjungan ke Kampung 3G untuk melihat secara langsung Gerakan Menabung Air (Gemar) sebagai tindak lanjut dari kegiatan award yang berlangsung beberapa waktu lalu.

Rombongan delegasi yang dipimpin Liang Guoqian itu diterima langsung Wakil Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji, Ketua RW 23 Kelurahan Purwantoro Bambang Irianto dan Rektor Universitas Brawijaya Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Kamis (7/9).

Sutiaji, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang atas kehadiran delegasi tersebut. Keberadaan Kampung 3G, lanjut dia, selama ini sudah menginspirasi beberapa kota lain di Indonesia dan di dunia untuk melakukan hal yang serupa.

Sutiaji menerangkan, kesuksesan Kampung 3G dihasilkan dari kerja keras sang inovator, Bambang Irianto yang mencoba untuk mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda kampung tersebut saat musim hujan datang. Bahkan, di awal-awal pembangunan kampung itu, Bambang Irianto sempat mendapat cibiran dari warga.

“Namun berkat kerja keras dan keteguhan Pak Ketua RW akhirnya Kampung 3G bisa jadi inovasi dan membuat iri ketua RW lainnya di Indonesia,” kata Sutiaji.

Kerja sama antara masyarakat dan perguruan tinggi (PT) dalam hal ini Universitas Brawijaya dalam membuat sumur resapan di kawasan itu mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Malang. Hal ini, menurut Sutiaji merupakan sinergi baik yang ditunjukkan oleh pemerintah dengan elemen masyarakat dan stakeholder lainnya.

“Di tengah keterbatasan kita akan sumber daya yakni ASN, Pemkot Malang menjadi katalisator dan mediator segala ide warga  agar bisa menghasilkan hal yang positif,” pungkasnya.

Pola kolaborasi itu, lanjut Sutiaji merupakan bagian dari visi dan misi Pemkot Malang dalam menjaring aspirasi masyarakat. Hasilnya, usai Kampung 3G sukses dan menjadi percontohan, muncul berbagai kampung tematik lainnya yang lahir dari ide dan inovasi masyarakat dengan dukungan penuh pemerintah.

Ditambahkannya, bahwa Kota Malang ini tidak luas, hanya ada 57 kelurahan dan 5 kecamatan namun kita terus optimalkan apa yang ada saat ini dengan inovasi dan kolaborasi.

Sementara itu, pimpinan delegasi Liang Guoqian menjelaskan kedatangannya ke Kota Malang khususnya di Kampung 3G untuk memperdalam informasi mengenai inovasi kampung yang sudah diakui masyarakat internasional itu.

Nantinya, selain memperdalam informasi tim dari Guangzhou juga akan membuat video Kampung 3G yang nantinya akan digunakan untuk mengkampanyekan inovasi baik ini kepada Pemerintah Tiongkok dan bahkan masyarakat dunia. “Apa yang dilakukan Kampung 3G ini bisa menginspirasi daerah lain,” kata Liang.

Selain itu, Liang juga mengapresiasi Kota Malang yang masih menjaga seni dan tradisi lokal dengan baik. Bukan itu saja, iklim pendidikan dengan adanya 57 perguruan tinggi juga mendapat apresiasi yang baik. “Semoga kedepan ada kerjasama yang baik dan positif,” tukasnya. (say/ram)

Delegasi Guangzhou Puji Kampung 3G

Delegasi Guangzhou Puji Kampung 3G

Klojen (malangkota.go.id) – Kesuksesan Kampung Glintung Go Green (3G) yang berhasil menembus top 15 dari 301 kota di dunia dalam Guangzhou Award For Urban Innovation mendapat apresiasi dari pihak penyelenggara acara tersebut.

Wakil Wali Kota Malang Drs. Sutiaji (kanan) bertukar cinderamata dengan perwakilan delegasi Guangzhou

Beberapa delegasi Guangzhou Award For Urban Innovation Organizing Commitee akan melakukan kunjungan ke Kampung 3G untuk melihat secara langsung Gerakan Menabung Air (Gemar) sebagai tindak lanjut dari kegiatan award yang berlangsung beberapa waktu lalu itu.

Rombongan delegasi yang dipimpin Liang Guoqian itu diterima langsung Wakil Wali Kota Malang Drs. Sutiaji, Ketua RW 23 Kelurahan Purwantoro Bambang Irianto, dan Rektor Universitas Brawijaya, M. Bisri di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Kamis (7/9).

Wawali Sutiaji dalam sambutannya mengungkapkan, keberadaan Kampung 3G selama ini sudah menginspirasi beberapa kota lain di Indonesia dan di dunia untuk melakukan hal yang serupa.

Sutiaji menerangkan, kesuksesan Kampung 3G dihasilkan dari kerja keras sang inovator, Bambang Irianto yang mencoba untuk mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda kampung Glintung saat musim hujan datang. Bahkan, di awal-awal pembangunan kampung itu, Bambang Irianto sempat mendapat cibiran dari warga.

“Namun berkat kerja keras dan keteguhan Pak Ketua RW, akhirnya Kampung 3G bisa jadi inovasi dan membuat iri ketua RW lainnya di Indonesia,” terang Sutiaji.

Kerja sama antara masyarakat dan perguruan tinggi, dalam hal ini Universitas Brawijaya dalam membuat sumur resapan di kawasan itu mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Malang. Hal ini, menurut Sutiaji merupakan sinergitas baik yang ditunjukkan oleh pemerintah dengan elemen masyarakat dan stake holder lainnya.

“Di tengah keterbatasan kita akan sumber daya yakni ASN, Pemkot Malang menjadi katalisator dan mediator segala ide warga agar bisa menghasilkan hal yang positif,” tukasnya.

Pola kolaborasi itu, lanjut Wawali Sutiaji, merupakan bagian dari visi dan misi Pemkot Malang dalam menjaring aspirasi masyarakat. Hasilnya, usai Kampung 3G sukses dan menjadi percontohan, muncul berbagai kampung tematik lainnya yang lahir dari ide dan inovasi masyarakat dengan dukungan penuh pemerintah.

“Kota Malang ini tidak luas, hanya ada 57 kelurahan dan lima kecamatan, namun kita terus optimalkan apa yang ada saat ini dengan inovasi dan kolaborasi,” sambungnya.

Sementara itu, pimpinan delegasi Liang Guoqian menjelaskan kedatangannya ke Kota Malang khususnya di Kampung 3G ini adalah untuk memperdalam informasi mengenai inovasi kampung yang sudah diakui masyarakat internasional itu.

Nantinya, selain memperdalam informasi, tim dari Guangzhou juga akan membuat video Kampung 3G yang nantinya akan digunakan untuk mengkampanyekan inovasi baik ini kepada Pemerintah Tiongkok dan bahkan masyarakat dunia. “Apa yang dilakukan Kampung 3G ini bisa menginspirasi daerah lain,” kata Liang.

Selain itu, Liang juga mengapresiasi Kota Malang yang masih menjaga seni dan tradisi lokal dengan baik. Bukan itu saja, iklim pendidikan dengan adanya 57 perguruan tinggi juga mendapat apresisasi yang baik. “Semoga ke depan ada kerja sama yang baik dan positif,” tukasnya. (say/yon)

Penggagas Kampung 3G Terima Penghargaan di Ajang Festival Prestasi Indonesia

Penggagas Kampung 3G Terima Penghargaan di Ajang Festival Prestasi Indonesia

Jakarta (malangkota.go.id) – Inovator Kampung Glintung Go Green (3G) yang ada di Glintung Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing yaitu Ir. H. Bambang Irianto menerima penghargaan pada gelaran Festival Prestasi Indonesia bertajuk ‘Pancasila Inspirasi Maju’ yang diselenggarakan oleh Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP).

Penggagas Kampung 3G Bambang Irianto saat menerima penghargaan dari UKP PIP di JCC

Sosok Ketua RW 23 yang biasa di panggil Bambang Ir ini tak mau berangkat sendiri untuk memenuhi undangan Presiden. Sosok sederhana ini beralasan bahwa keberhasilan ini bukan hanya dirinya, namun peran warga masyarakat dan kerjasama tim.

Akhirnya sepuluh orang penggagas dan tim pendukung berangkat ke Jakarta untuk untuk menghadiri Festival Prestasi Indonesia yang  digekar di Jakarta Convention Centre, Senin (21/08).

Bambang Irianto masuk sebagai salah satu 72 ikon prestasi pada Festival Prestasi Indonesia. Apa yang dilakukan sang ketua RW lewat kegiatan gotong royong dan inovasi dinilai sebagai simbol pengamalan Pancasila.

Dimulai dari gerakan sederhana, yaitu penghijauan lingkungan pada tahun 2012 secara bergotong royong, Bambang Irianto dibantu warga untuk mewujudkan mimpi yang saat ini telah menjadi kenyataan. Untuk kesekian kalinya, Ketua RW 23 Glintung Malang ini mendapatkan apresiasi dan penghargaaan atas prestasi lewat inovasinya yang bahkan sudah mendunia.

Disampaikan pria berkacamata ini, apa yang diraih saat ini tak lepas dari peran serta dan dukungan semua pihak yang tidak bisa disebut satu persatu. “Ini salah satu wujud apresiasi pemerintah kepada kami, dan kami akan terus memberikan yang terbaik untuk bangsa ini,” ujarnya.

“Kami pun siap membantu pemerintah dan atau daerah lain jika memang dibutuhkan. Munculnya berbagai kampung tematik di negeri ini memang menyita perhatian pemerintah, sehingga wajar kalau pemerintah mengapresiasi, karena dampaknya sangat positif bagi masyarakat, termasuk kampung 3G di dalamnya,” pungkas Bambang. (say/yon)

Ketua MPR RI Terkesan Dengan Kampung 3G

Ketua MPR RI Terkesan Dengan Kampung 3G

Blimbing (malangkota.go.id) – Kampung Glintung Go Green (3G) yang semakin dikenal masyarakat luas, baik di lingkup nasional maupun internasional menarik perhatian Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, SE, MM.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat mengunjungi Kampung 3G

Dalam kunjungannya ke Kampung 3G, Jumat (28/7), Ketua MPR RI terkesan dengan penataan dan pemberdayaan masyarakat di kampung yang diinisiatori oleh Ketua RW 23 Bambang Irianto itu.

Zulkifli mengungkapkan, ia penasaran untuk datang langsung berkunjung ke Kota Malang karena mendengar Kampung 3G memiliki reputasi yang sudah dikenal luas. Keberhasilan Kampung 3 G yang masuk nominasi di ajang Guangzhou International Award for Urban Innovation 2016 menjadi inspirasi tersendiri.

“Pak Bambang sebagai ketua RW adalah orang yang inspiratif. Pak bambang ini orang kaya, kaya inisiatifnya, kaya gagasannya, juga kaya gerakan membawa Kota Malang ke tingkat dunia,” ucap Zulkifli, Jumat (28/7).

Melihat bagusnya gerakan di Kampung 3G, Zulkifli mengatakan bahwa kampung ini bisa menjadi contoh bagi kampung-kampung lain.  “Jika gerakan ini bisa dilakukan di seluruh kampung di Indonesia, saya yakin Indonesia tidak akan takut krisis. Baik itu krisis air, krisis sayuran, serta tidak takut banjir, sebab semuanya bisa diatasi dengan baik di kampung 3G. Kampung 3G sangat inspiratif,” imbuhnya.

Sementara itu Bambang Irianto, Ketua RW 23 Purwantoro, mengaku sangat senang sekali dengan kunjungan dari Ketua MPR RI yang mau menyempatkan diri untuk datang ke Glintung. Kedatangan orang nomor satu di MPR RI ini menurut Bambang bisa menjadi spirit bagi warga kampung Glintung untuk terus berkarya.

“Terima kasih Bapak Zulkifli Hasan. Kami sebagai orang kampung sangat bangga bapak masih ingat perjuangan kami dari Malang untuk Indonesia,” ucap Bambang.

Bambang menceritakan saat ini pihaknya banyak mendapatkan tawaran untuk membangun kampung-kampung lain di berbagai daerah di Indonesia, diantaranya adalah kampung konservasi air di kawasan Candi Borobudur.

“Saya berharap suatu saat gerakan Kampung 3G bisa menjadi gerakan nasional. Gerakan menabung air di tingkat nasional,” harap Bambang.

Ditambahkannya, saat ini semakin banyak wisatawan yang tertarik untuk berkunjung ke Kampung 3G, baik untuk sekedar berekreasi ataupun untuk belajar. Dengan semakin dikenalnya Kampung 3G, Bambang mengatakan hal itu semakin membuat warga Glintung semakin bersemangat untuk berinovasi. (cah/yon)