Artikel

D’Sil Angkat Topeng Malang di Produk Batik Unggulannya

Klojen (malangkota.go.id) – Mengangkat seni tradisi Topeng Malang, D’Sil yang membangun rumah usahanya di Sawojajar Gang 19 Kota Malang mewarnai hingar bingar seni homemade khas Malang.

D’Sil saat memamerkan hasil produknya di MCE 2017

Di Malang City Expo (MCE) 2017 yang diselenggarakan di kawasan luar Stadion Gajayana Malang, D’Sil menempati salah satu stan yang berada di ujung utara tempat pameran. D’Sil berbaur dengan berbagai produk unggulan Kota Malang dalam pameran yang dibuka langsung oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga itu.

Pemilik D’Sil, Lilik Indriyati mengatakan tempat usahanya memang banyak mengangkat kesenian tradisi khas Malang dalam karya-karya yang diproduksinya, dan kebanyakan adalah mengangkat kesenian Topeng Malang.

“Awal kami menggeluti usaha sekitar tahun lalu adalah batik. Seiring banyaknya permintaan, kami memenuhinya dengan berbagai jenis handycraft,” jelas Lilis, Kamis (27/4).

Ciri khas handicraft buatan D’Sil adalah batik yang diproduksinya memiliki cerita, seperti batik Topeng Panji Asmorobangun ataupun Ragil Kuning. Ini dimaksudkan agar produknya bisa diterima masyarakat meski persaingan usaha begitu banyak. “Selain melalui pameran seperti saat ini, kami biasa memasarkan produk langsung kepada pembeli ataupun melalui media sosial,” kata Lilis.

Melihat kerumitan dalam membuat karyanya, D’Sil biasanya meminta tenggang waktu yang cukup agar bisa memenuhi permintaan. Awalnya pelanggan menyampaikan model produk yang diinginkan untuk kemudian D’Sil akan membuatkan yang sesuai dengan pesanan.

Lilis menyebutkan hasil produk D’Sil harganya masih terjangkau. Untuk yang termahal harganya mencapai Rp 300.000 sedangkan yang termurah seharga Rp 20.000. (cah/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content