Artikel

Mahasiswa Asing IBU Malang Kunjungi Poskamling Cerdas Literasi

Blimbing (malangkota.go.id) – Sejumlah mahasiswa dari berbagai negara yang sedang menempuh pendidikan di IKIP (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Budi Utomo (IBU) Malang mengunjungi Kampung Literasi yang ada di Kelurahan Pandanwangi Kota Malang, Minggu (14/5).

Para mahasiswa asing IKIP Budi Utomo Malang terlihat akrab saat belajar di Poskamling Cerdas Literasi

Mereka belajar bersama anak-anak setempat dalam rangkaian studi lapangan dan pengabdian kepada masyarakat. Kedatangan lima mahasiswa asing dari Portugal, Madagaskar, Thailand dan Vietnam itu disambut ramah oleh warga dan anak-anak.

Kelimanya langsung menuju Poskamling (Pos Keamanan Lingkungan) Cerdas Literasi di RT 02 RW 01 Kelurahan Pandanwangi untuk melihat koleksi buku-buku di poskamling yang juga difungsikan untuk taman baca atau perpustakaan mini tersebut. Kedatangan para mahasiswa asing itu sontak menarik perhatian warga dan anak-anak yang sedang berada di poskamling untuk membaca buku.

Mereka pun saling menyapa dan berkomunikasi dengan mengunakan Bahasa Indonesia dan sesekali menggunakan Bahasa Inggris. Pelafalan bahasa asing dari sejumlah mahasiswa itu membuat anak-anak itu tertawa riang. Mereka terlihat akrab bermain dan belajar bersama anak-anak, bahkan mereka memberikan pelatihan Bahasa Inggris serta bersosialisasi untuk mengenal lebih dekat.

Sarah Reis, mahasiswa asal Portugal sempat mengajarkan angka-angka dalam Bahasa Portugis kepada anak-anak. “Uma (satu), dois (dua), três (tiga), quatro (empat), cinco (lima),” ajarnya.

Sedangkan Dang Phi Phuy Dung, mahasiswa asal Vietnam sempat bermain congklak bersama anak-anak dengan ditemani Bodoaravong Meva dari Madagaskar, Sareena Pohchach dan Suhaibah Bulah dari Thailand. Warga dan anak-anak berkumpul untuk melihat langsung warga Vietnam dalam memainkan permainan tradisional anak-anak itu.

Keberadaan Poskamling Cerdas Literasi di RT 02 RW 01 Kelurahan Pandanwangi terbukti selain sebagai arena bersosialisasi bagi warga lokal, tapi juga mempertemukan mereka dengan mahasiswa sejumlah negara dalam suasana persahabatan.

Mereka tidak hanya sekedar ingin melihat poskamling yang menjadi binaan IKIP Budi Utomo, tapi sekaligus tukar budaya. Bahkan, mahasiswa berbagai negara itu berniat melakukan pengabdian kepada masyarakat bersama civitas akademika kampus setempat.

Para mahasiswi asing itu sangat mengapresiasi adanya Poskamling Cerdas Literasi. Keberadaan tempat itu menurut mereka bisa menjadi inspirasi bagi daerah lainnya.

Ketua Pengembangan IKIP Budi Utomo Malang Nurcholis Sunuyeko mengatakan kepada awak media bahwa kunjungan para mahasiswa asing yang berasal dari sejumlah negara ke Poskamling Cerdas Literasi ini merupakan salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

“Mereka di Malang belajar Bahasa Indonesia, sehingga kami pun ingin mengajak mereka untuk praktik lapangan untuk bersosialisasi dengan warga. Kami mengajak mereka ke Poskamling Cerdas Literasi ini adalah rangkaian studi lapangan dalam upaya berbagi pengetahuan dan budaya pada anak-anak,” ungkapnya.

Karenanya, lanjutnya, IKIP Budi Utomo mengapresiasi inisiatif warga dalam mengembangkan budaya literasi untuk mencerdaskan anak bangsa dalam menghadapi persaingan global. Dengan memberikan nilai tambah pada poskamling sebagai ruang baca selain juga untuk jaga malam, upaya warga setempat sangat kreatif dan inovatif.

Untuk itu, civitas akademika IKIP Budi Utomo Malang menyatakan siap membina warga sekaligus memberikan pelatihan Bahasa Inggris mengingat Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang merupakan jalur wisata. Itu semua dilakukan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat dengan dibarengi penguatan pentingnya literasi.

Poskamling Cerdas Literasi didirikan dari ide warga sekitar yang menginginkan anak-anak memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan tidak terpengaruh hal negatif seperti halnya kecenderungan bermain gadget hingga terpengaruh penyalahgunaan narkoba. Keberadaan tempat ini juga mendapatkan apresiasi dari pejabat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kementerian PANRB) yang telah datang berkunjung pada Selasa (9/5) lalu.

Mereka menilai adanya poskamling cerdas literasi ini adalah ide yang sangat kreatif, sehingga inovasi ini perlu diturunkan ke siapapun juga di NKRI ini.

Dukungan serupa juga diberikan Pemerintah Kota Malang. Walikota Malang H. Moch. Anton sangat mendukung adanya poskamling peduli literasi ini.

Kehadiran tempat tersebut justru semakin menguatkan program peduli literasi maupun program pembangunan kampung tematik dan berkarakter yang digerakkan di Malang. Selain sebagai sarana belajar mengajar, poskamling ini juga akan dikemas warga sebagai tempat wisata literasi di Kota Malang.

“Untuk menunjang kegiatan literasi, kami bersama warga ingin Kampung Literasi ini jadi kampung wisata literasi di Kota Malang. Siapapun bisa berkunjung, membaca dan berkreasi serta berinovasi di Poskamling Cerdas Literasi secara gratis,” ujar Sukemi, ketua penanggung jawab poskamling. (say/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content