Artikel

Muhammadiyah-TNI-Polri Bersinergi Perangi Hoaks

Klojen (malangkota.go.id) – Menyikapi situasi saat ini yang cukup mengkhawatirkan terutama terkait maraknya penyebaran berita hoaks dan berbagai dampaknya, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang bersama TNI-Polri mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan selalu waspada.

Jajaran pengurus PDM Kota Malang foto bersama Kapolres Malang Kota dan Dandim 0833 Malang Kota setelah acara silaturahmi

Ketiga institusi ini sepakat untuk memerangi berita hoaks sehingga dapat menekan terjadinya perpecahan bangsa. Hal ini mengingat dampak dari berita hoaks sangat besar dan dapat merusak sendi-sendi persatuan umat.

Dalam acara silaturahmi Muhammadiyah dengan Kapolres Malang Kota dan Komandan Kodim 0833 Malang Kota, Senin (05/03) malam di aula Universitas Muhammadiyah Malang, tercetus satu komitmen besar untuk memerangi berita hoaks.

Gelaran silaturahmi yang mengusung tema ‘Untuk Kota Malang yang Aman, Nyaman dan Berkemajuan’ ini berlangsung gayeng dan penuh antusias.

Ketua PDM Kota Malang, Abdul Haris mengatakan bahwa topik besar ini menjadi pembahasan karena mengingat bahaya atau dampak dari berita hoaks sangat besar. “Selain akan memecah persatuan bangsa, seperti adanya penangkapan terhadap orang gila hingga penyerangan tokoh agama juga disebabkan karena berita hoaks dan ujaran kebencian,” bebernya.

“Maka dari itu kami mengajak semua elemen masyarakat agar berhati-hati saat membaca berita, jangan mudah menyebar berita atau informasi yang belum tentu kebenarannya, karena hal itu memicu adanya hoaks dan perpecahan,” ajak Haris.

Hal senada juga disampaikan oleh Dandim 0833 Malang Kota Letkol Inf Nurul Yakin. Ia mengimbau agar masyarakat jangan serta-merta menyebarkan berita jika belum melakukan klarifikasi atau memastikan kebenaran sebuah berita atau informasi.

“Di era yang serba canggih ini, kita harus ekstra hati-hati dalam berbagai hal agar tidak terjebak dalam perbuatan yang merugikan,” imbaunya.

Terpisah, Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri mengatakan bahwa untuk saat ini memang diperlukan kewaspadaan yang tinggi. Dan jika mengetahui perbuatan yang mengancam persatuan, hendaknya segera melapor ke aparat kepolisian atau TNI terdekat.

“Berita hoaks bisa muncul dan terjadi kapan saja, dan masyarakat memang dituntut lebih cerdas serta kritis dalam menyikapi berbagai hal,” tegasnya.

Jika Muhammadiyah akan mengajak perangi berita hoaks melalui media dakwah, untuk TNI dan Polri akan menurunkan personelnya ke tengah-tengah masyarakat. Selain itu, Kapolres Malang Kota juga akan lebih menguatkan dan mengintensifkan kinerja di jajarannya.

Melalui silaturahmi ini, diharapkan akan menekan terjadinya penyebaran berita hoaks atau ujaran kebencian sehingga kebersamaan dan kerukunan umat tetap terjaga. Disisi lain juga menjaga keutuhan NKRI dari berbagai ancaman dan gangguan dari pihak manapun. (say/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content