Artikel

Jadi Marketing Harus Pintar Melayani

Klojen (malangkota.go.id) – Kunci sukses menjadi seorang marketing adalah bagaimana bisa dengan baik memberikan pelayanan kepada masyarakat. Begitu diungkapkan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Drs. H. Fauzan, M.Pd saat menjadi pembicara dalam acara halalbihalal yang digelar Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Malang di Hotel Ubud, Kota Malang, Kamis (28/6).

Halalbihalal IMA Chapter Malang

Fauzan mengatakan, selain harus bisa memberikan layanan yang baik, seorang marketing juga harus bisa membuat sesuatu yang tidak biasa. Menurutnya hal itulah yang menjadi salah satu kunci sukses UMM bisa berkembang seperti saat ini.

“Dulu sebelum menjadi seperti sekarang, UMM sempat dijuluki Universitas Morat Marit karena kampusnya yang tidak tertata. Namun dengan berbagai terobosan, saat ini mahasiswa bisa bangga kuliah di kampus UMM,” kata Fauzan, Kamis (28/6).

Diungkapkannya, sebelum UMM menjadi seperti saat ini, pada awal perkembangannya UMM juga membuat terobosan yang tidak biasa.

Selain kehadiran Fauzan, hadir dalam halalbihalal keluarga besar IMA Chapter Malang juga dihadiri oleh Plt Walikota Malang Drs, Sutiaji, Bupati Malang Rendra Kresna, Kepala Dinas kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni, dan juga Kabag Humas Setda Kota Malang Muhammad Nur Widianto.

Plt Walikota Malang Drs. Sutiaji dalam sambutannya mengatakan meski belum begitu mengenal IMA Chapter Malang, ia sangat mengapresiasi program dan kegiatan yang dilaksanakan karena turut berperan dalam membangun dan menyejahterakan masyarakat Kota Malang.

“Setiap orang itu punya kesempatan untuk menjadi enterpreneur. Oleh karenanya dengan adanya organisasi IMA Chapter Malang ini saya berharap agar dapat memberikan edukasi pada masyarakat untuk menjadi seorang marketing yang handal,” kata Sutiaji

Pada kesempatan ini, Sutiaji juga menyampaikan bahwa ke depan Kota Malang akan duduk bersama-sama dengan Kabupaten Malang dan Kota Batu dalam rangka membahas kesinambungan pembangunan yang ada di Malang Raya, utamanya di bidang pariwisata dan masalah kemacetan.

“Kota Malang tidak akan bisa berdiri sendiri untuk memajukan dunia pariwisata serta menuntaskan masalah kemacetan yang ada tanpa kerjasama yang baik termasuk dengan Kabupaten Malang dan Kota Batu,” ujar Sutiaji.

Sementara itu Ketua IMA Chapter Malang, Rahmad Santoso mengungkapkan digelarnya halalbihalal ini agar bisa antar anggota IMA bisa lebih saling mengenal.

“Anggota IMA beragam, ada mahasiswa, pengusaha, marketing profesional, dan lain-lain, sehingga sangat besar sekali peluang untuk berbagi ilmu,” kata Rahmad.

IMA Chapter Malang sudah berdiri sejak tahun 2015 dan memiliki kurang lebih 250 anggota se-Malang Raya. Ke depan ia berharap dengan sudah semakin baiknya hubungan antar anggota IMA,  kegiatan yang dilakukan baik itu di Malang Raya, Jawa Timur, tingkat nasional bahkan internasional dapat lebih banyak terlaksana. (cah/yon)

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content