Berita

Jelang Tahun Baru 2019, BNN Kota Malang Gelar Operasi Simpatik

Klojen (malangkota.go.id) – Langkah taktis dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang menyambut momen Tahun Baru 2019. Salah satunya dengan menggelar operasi simpatik bersinergi dengan unsur pemerintah daerah dan jajaran aparat penegak hukum, Jumat (28/12) malam hingga Sabtu (29/12).

Kepala BNN Kota Malang (tengah) bersama Kepala BP2D Kota Malang (kiri) saat opsgab di beberapa kafe dan tempat karaoke di Kota Malang

“Karena momennya menjelang malam pergantian tahun yang rawan terjadi penyalahgunaan serta digelontorkannya bermacam varian narkotika di masyarakat, apalagi saat ini banyak beredar narkoba jenis baru yang harus diwaspadai warga. Oleh karena itu, operasi ini lebih bersifat operasi simpatik,” tutur Kepala BNN Kota Malang, AKBP Bambang Sugiharto.

Dalam upaya menegakkan peraturan dalam implementasi Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Inpres No 6 th 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Perkusor Narkotika, Bambang mengaku pihaknya tak bisa bekerja sendirian.

“Upaya ini membutuhkan kerjasama dan peran aktif seluruh komponen masyarakat. Termasuk halnya dari unsur pemerintah, baik eksekutif dan legislatif, aparat penegak hukum serta jajaran samping. Tak akan berjalan efektif pula jika tanpa dukungan seluruh warga dari segala lapisan masyarakat,” jelasnya.

Menurut AKBP Bambang, dilakukannya operasi simpatik ini adalah demi upaya pemberantasan peredaran narkoba juga sesuai dengan visi dan misi yang diusung Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji untuk mewujudkan Malang sebagai Kota Bermartabat.

“Kami juga ingin terlibat aktif dalam upaya memberikan jaminan rasa aman dan nyaman kepada para orang tua yang anak-anaknya bersekolah atau kuliah di Kota Malang. Termasuk menjaga imej positif Kota Malang sebagai Kota Pendidikan yang bebas narkoba demi membentuk generasi muda harapan bangsa,” tukasnya.

Dalam opsgab kali ini, dari lembaga legislatif juga turut ambil bagian, mulai dari ketua dewan hingga para ketua komisi.

“Ini semua demi upaya mewujudkan Kota Malang yang bersih dari narkoba dan minuman keras sebagai identitas Kota Bermatabat. Kami pun sepakat dengan arahan Bapak Wali Kota (Malang) sehingga kami sebagai mitra kerja eksekutif wajib mendukung program-program positif dari Pemkot Malang,” tegas Ketua DPRD Kota Malang, Bambang Heri Susanto.

Bahkan kini para legislator tengah menggodok rancangan peraturan daerah baru yang mengatur peredaran minuman beralkohol di Kota Malang.

“Sedang kami godok. Kami matangkan sesuai pertumbuhan Kota Malang yang makin dinamis seperti juga geliat bisnis hiburannya yang makin meningkat,” timpal Ketua Komisi A, Nawang Nugraning Widhi SH.

Sementara itu, optimisme juga diusung segenap awak Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) yang terlibat aktif dalam opsgab.

Ibaratnya tak ada istilah leha-leha dalam kamus OPD yang dulunya bernama Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) itu, meski baru saja melampaui target dengan pencapaian lebih dari Rp433 miliar (102 persen pencapaian) sebelum tutup buku 2018.

Kesempatan baik untuk bersinergi dalam operasi gabungan ini dimanfaatkan betul untuk melakukan razia pajak. Tim Pemeriksa BP2D yang beranggotakan unsur PPNS, kepala bidang, kepala sub bidang, Kepala UPT yang dipimpin langsung oleh Kepala BP2D, Ir. H. Ade Herawanto, MT tampak sangat bersemangat.

Terhadap pelanggaran-pelanggaran yang ditemukan, langsung dilakukan tindakan tegas mulai sanksi ringan seperti teguran dan ditempeli stiker belum bayar pajak hingga peringatan keras berupa penyegelan.

“Hasilnya ada beberapa pengelola usaha yang dipanggil untuk dimintai keterangan guna melengkapi BAP. Juga bagi tempat usaha yang belum ikut program e-Tax alias pajak online maka diwajibkan untuk ikut dengan mengisi berita acara pernyataan kesanggupan menjadi Wajib Pajak terkait,” seru Ade.

Operasi gabungan yang diberangkatkan dari Kantor BNN Kota Malang pada pukul 22.00 WIB ini diikuti puluhan personel dari unsur Kepolisian, TNI, Satpol PP serta merangkul lintas komunitas Aremania seperti d’Kross dan organisasi kemasyarakatan.

Opsgab kali ini menyasar tempat-tempat hiburan termasuk kafe dan karaoke yang tersebar di wilayah Kota Malang, mulai dari kawasan Dieng, Jaksa Agung Suprapto hingga Soekarno-Hatta.

“Kami tak turun sendirian karena melibatkan jajaran samping dan selalu berkoordinasi dengan Forkopimda. Sinergi antar lintas jajaran penting dilakukan, mengingat hal ini sudah menjadi tanggungjawab bersama kami demi menciptakan iklim Kota Malang yang kondusif, warganya taat pajak, tertib administrasi dan tentunya bebas narkoba,” cetus Sam Ade, demikian sapaan akrab Kepala BP2D tersebut.

Tak sekadar memeriksa pembukuan para WP yang tergolong Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan jenis pajak lainnya, dalam opsgab ini pihak BNN Kota Malang juga melakukan tes urine kepada para pengunjung tempat-tempat hiburan malam yang didatangi.

Sedangkan dari hasil tes urine yang dilakukan pihak BNN, pengunjung yang positif mengonsumsi narkoba bakal langsung diamankan petugas. Bagi kategori pemakai tetap dijunjung azas praduga sebagai korban sehingga diarahkan pada proses rehabilitasi. Namun untuk bandar yang tertangkap akan langsung diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Dalam upaya peningkatan kesadaran perpajakan daerah sekaligus upaya mewujudkan Kota Malang bebas narkoba dengan pemberantasan langsung di tengah masyarakat, maka kami harapkan operasi gabungan ini bisa sangat efektif. Karena selain menindak para WP bandel, dalam sekali razia sekaligus bisa dilakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) BNN kepada para pemakai dan pelaku peredaran barang haram,” tegas Sam Ade.

Pria yang juga dikenal sebagai musisi, tokoh olahraga dan pemersatu lintas komunitas ini berharap opsgab semacam ini bakal tetap menjadi agenda rutin, tanpa meninggalkan sinergitas yang sudah terjalin dengan baik.

“Tidak harus BP2D yang menginisiasi. Siapapun yang punya agenda operasi gabungan, kami akan mendukung penuh dan siap terlibat aktif di dalamnya,” pungkasnya. (say/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content