Berita

Wali Kota Malang Pantau Langsung Rekayasa Lalin

Klojen (malangkota.go.id) – Hari kedua uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Jl. Surabaya, Jl. Jakarta dan Jl. Bandung, Jumat (11/1/2018) mendapatkan pemantauan secara langsung oleh Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji.

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji (dua dari kanan) saat memantau rekayasa lalu lintasĀ 

“Ini saya lihat masih ada penumpukan pada titik temu kendaraan yang mau masuk Jl. Jakarta (depan Bakorwil). Khususnya dari Jl. Raung dan dari Jl. Bandung menuju jalan tersebut,” ungkap Sutiaji usai memantau rekayasa lalu lintas yang telah dilakukan.

Kepada Kepala Bidang Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Malang, Agus Mulyadi dan petugas Lalin Polres Malang Kota, Wali Kota Malang juga menginstruksikan untuk melakukan manajemen rekayasa lanjutan.

“Jadi saya minta kendaraan yang dari arah Jl. Bandung yang ingin berbelok ke Jl. Jakarta (depan Bakorwil) tidak bisa langsung, harus masuk ke Jl. Raung menuju timur, nanti berputarnya di Simpang Balapan dulu baru mengarah ke utara kembali untuk selanjutnya baru bisa belok ke depan Bakorwil. Demikian halnya kendaraan yang dari Jl. Raung bila ingin ke arah barat menuju jalan Jakarta, tidak bisa langsung crossing, tapi dari Jl. Raung harus belok kiri (arah selatan) menuju Simpang Balapan terlebih dahulu,” urainya.

Yang menjadi sorotan pria penghobi olahraga bulu tangkis tersebut adalah titik macet depan kompleks TK Restu, MIN, MTsN dan MAN di Jl. Bandung.

“Kalau di sini lebih karena faktor penumpukan parkir orang tua siswa, tidak hanya depan sekolah tapi juga sisi utara jalan. Sementara ada dua opsi yang kita berikan, sekolah menyediakan kendaraan antar jemput sekolah sehingga orang tua tidak perlu mengantarkan. Dan yang kedua, drop zone kendaraan pengantar tidak diperbolehkan di area jalan raya, harus drop masuk ke area sekolah,” ungkapnya.

Dua opsi tersebut sempat disampaikan secara langsung kepada Kepala Sekolah MIN yang bertepatan ada di lokasi. “Nanti (minggu depan) kita undang semua Kepala Sekolah dari TK hingga MAN yang ada di kompleks ini,” imbuhnya.

Sidak uji coba rekayasa lalin kali ini juga menyinggung uji rekayasa lalin di kawasan Soekarno Hatta. Untuk lokasi tersebut Wali Kota Malang menginstruksikan uji kendaraan dari arah Barat (Dinoyo) menuju ke timur (Betek) harus berbelok dulu ke Jembatan Suhat dan tidak boleh langsung lurus. Sementara pintu keluar kendaraan dari UB ditutup, sehingga tidak ada arus crossing menuju Jembatan Suhat. (hms/yon)