Artikel

Kapolres Malang Kota Ajak Pelajar Mawas Diri

Klojen (malangkota.go.id) – Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander menjadi pembina upacara bendera yang digelar di SMA Negeri 1 Kota Malang, Senin (30/09/2019). Dalam sambutannya, AKBP Dony mengajak seluruh elemen agar terus menjaga kerukunan dan kondusivitas Kota Pendidikan ini.

Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander menyampaikan berbagai pesannya saat menjadi pembina upacara di SMAN 1 Malang

Warga yang ada di Kota Malang, menurutnya sangat homogen, namun tetap saling menghormati, dan hal inilah yang patut diapresiasi.

“Kondusivitas sebuah lembaga pendidikan menurutnya juga sangat penting, seperti di sekolah-sekolah, dimana para tenaga pengajar dengan siswa dan semua elemen sekolah harus memiliki satu visi. Dengan demikian, mutu pendidikan akan semakin baik dan berbagai prestasi akan diraih,” tuturnya..

Semua itu dapat terealisasi jika ada kerjasama yang baik dan masing-masing elemen sekolah tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. AKBP Dony mencontohkan, dalam hal mengendalikan dan atau mencegah kenakalan remaja, seperti penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, perkelahian antar pelajar serta pornografi dan pornoaksi.

“Yang tak kalah penting, dalam beberapa hari terakhir ini di beberapa daerah pelajar mengikuti aksi demonstrasi terkait penolakan revisi UU KUHP maupun RUU KPK. Para pelajar hendaknya tidak perlu ikut-ikutan turun ke jalan, dan lebih baik belajar serta meraih apa yang dicita-citakan dengan baik,” imbuhnya.

Tindakan-tindakan seperti itu, menurutnya tentu dapat merugikan serta membahayakan bagi pelajar maupun pihak sekolah. “Negara kita ini negara hukum, dan barang siapa yang melanggar hukum, maka sudah pasti akan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku, termasuk pornografi dan pornoaksi,” jelasnya.

Lebih jauh Kapolres menyampaikan tentang dampak penyalahgunaan berbagai jenis narkoba. “Selain akan kecanduan, maka apapun akan dilakukan oleh yang bersangkutan, terutama yang mengarah ke tindak kriminalitas, seperti pencurian, perampokan dan perampasan,” jelasnya.

“Sebagai pelajar, tentu memiliki masa depan atau langkah yang panjang, karena mereka merupakan tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini, sehingga harus dibina dan dilahirkan dengan sebaik mungkin. Tak hanya elemen sekolah dan orang tua, lingkungan sekitar pun akan mempengaruhi pola pikir dan perkembangan anak, sehingga semua harus diwaspadai dan diantisipasi sedini mungkin,” pungkas Kapolres Malang Kota. (say/yon)