Berita

Wakil Menteri ESDM Resmikan PJU-TS di Kota Malang

(malangkota.go.id) – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Arcandra Tahar secara simbolis meresmikan penggunaan lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) di Kota Malang, Rabu (16/10/2019). Saat ini, lampu PJU-TS di Kota Malang sudah terpasang di 150 titik dan nantinya akan terus bertambah, karena ada sharing anggaran untuk penambahan dengan pemerintah daaerah.

Wakil Menteri ESDM RI Arcandra Tahar (kiri) menyerahkan replika PJU-TS kepada Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko sebagai simbol penyerahan pengelolaan PJU-TS di Kota Malang

Secara nasional, Arcandra mengungkapkan 22.550 lampu sudah terpasang di 31 provinsi dan pemasangan lampu tersebut diprioritaskan di lokasi fasilitas umum seperti masjid, gereja, balai kota dan stasiun.

“Mulai tahun 2020, pemerintah melalui Kementerian ESDM setiap tahun akan memasang di 50 ribu titik,” imbuhnya.

Disampaikan Wakil Menteri ESDM, selain lebih efektif dan mudah perawatannya, penggunaan lampu bertenaga tata surya ini juga akan menghemat anggaran negara maupun daerah sangat besar.

“Target pemasangan 50 ribu titik tiap tahun itu dimungkinkan bisa bertambah, tergantung dari anggaran Negara,” sambungnya.

Arcandra pun mendorong setiap pemerintah daerah untuk mendukung program ini dan mengalokasikan anggaran untuk penambahan pemasangan lampu. “Selain sumber energinya gratis dan perawatannya mudah, sumber energi ini akan menjadi alternatif penghematan sumber daya alam,” imbuh Arcandra.

Dalam upaya penghematan anggaran dan sumber daya alam, ke depan Kementerian ESDM pun akan terus mencari sumber energi baru terbarukan sehingga dapat memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat.

“Yang tak kalah penting, semua elemen masyarakat harus turut menjaga dan merasa memiliki, seperti halnya PJU tenaga surya ini, karena semua itu juga untuk masyarakat,” tambahnya lagi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengaku sangat senang dengan diresmikan dan dipasangnya 150 PJU-TS di Kota Malang. Menuruntnya, saat ini di Kota Malang memang sangat membutuhkan lampu seperti ini. “Terutama di sejumlah titik keramaian, selain akan memperlancar aktivitas masyarakat, juga akan turut menekan angka kriminalitas,” ungkapnya.

Disisi lain, pria yang kerap disapa Bung Edi itu menyampaikan bahwa program ini salah satu wujud sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk kesejahteraan masyarakat. “Kami tentu sangat mendukung program ini, dan jika memungkinkan akan ditambah terus, karena Kota Malang memiliki lima kecamatan dan 57 kelurahan,” urainya.

“Kami mohon warga bersabar, karena semua kelurahan dan pusat-pusat keramaian yang membutuhkan lampu ini akan dipasang dalam waktu dekat. Yang pasti kami akan menambah dan berpatokan pada skala prioritas,” pungkas Bung Edi. (say/yon)