Berita

Gubernur Jatim Tinjau Kesiapan Rumah Sakit Darurat Lapangan di Poltekkes Malang

Klojen (malangkota.go.id) – Setelah memiliki rumah isolasi mandiri yang terletak di Jl. Kawi No 41, kini di Kota Malang akan segera hadir rumah sakit darurat lapangan yang ada di area kampus Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (Poltekkes Kemenkes Malang) di Jl. Besar Ijen No. 77C.  Tempat tersebut akan digunakan sebagai tempat isolasi mandiri bagi warga yang dinyatakan positif Covid-19 dengan skala ringan dan sedang.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) membagikan masker

Guna memastikan kesiapan dan dukungan berbagai sarana prasara penunjangnya, serta sebelum mendapat izin dari Kementerian Kesehatan RI, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan pengecekan ke lokasi, Sabtu (19/09/2020). Digagasnya tempat isolasi mandiri ini untuk memfasilitasi warga yang seharusnya melakukan isolasi mandiri di rumah, namun lingkungannya kurang mendukung, seperti sanitasi dan sirkulasi udaranya kurang memadai.

“Jika kondisinya seperti itu, dan mungkin ditambah lagi dengan interaksi antar anggota keluarga yang sangat intens, maka isolasi mandiri harus di rumah sakit darurat lapangan. Dengan demikian, maka penanganan pasien akan lebih masif dan maksimal. Dengan cara ini, di sejumlah daerah menghasilkan kesembuhan 100 persen dan kematian nol persen,” urai perempuan berhijab itu.

Usai memastikan kesiapan rumah sakit darurat yang dapat menampung 200 pasien itu dengan mengendarai sepeda, Gubernur Khofifah bersama jajaran Forkopimda membagikan masker di dua pasar rakyat, yaitu di Pasar Oro-oro Dowo dan Pasar Klojen. Masker dan sembako juga dibagikan di area publik yaitu di Jl. Trunojoyo atau tepatnya di sekitaran depan Stasiun Kota Baru.

Tak hanya membagikan masker, Khofifah bersama jajaran Forkopimda pun mengedukasi masyarakat akan pentingnya menggunakan masker dan bagaimana menggunakan masker yang benar, yaitu harus menutup hidung hingga dagu. “Pembagian masker ini sekaligus bisa dijadikan stok bagi warga dan yang kami bagikan masker kain yang cukup tebal dan cukup efektif, karena ada jenis masker yang standarisasinya kurang baik,” paparnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Gubernur Khofifah di Kota Malang. Dengan berbagai upaya tersebut, terutama dengan akan hadirnya rumah sakit darurat lapangan, maka akan semakin memaksimalkan penganganan Covid-19.

“Selama ini masih banyak warga yang positif Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri di rumah, sarana prasarananya kurang menunjang sehingga rumah sakit darurat lapangan adalah jawabannya,” tegas pria berkacamata itu. (say/yon)

You may also like

Skip to content