Berita

Terminal Madyopuro Optimis Jadi yang Terbaik

Kedungkandang (malangkota.go.id) – Di ajang Lomba Terminal Sehat yang digelar oleh Kementerian Perhubungan, Terminal Madyopuro saat ini masuk enam nominator untuk melaju ke tingkat nasional. Terkait hal tersebut, tim juri yang terdiri dari unsur Kemenhub, Kemenkes dan Kemendagri RI melakukan verifikasi lapangan, Jumat (16/10/2020).

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji (jaket kombinasi hitam hijau bertopi) berbincang dengan tim juri

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengungkapkan ajang ini salah satu ajang untuk pembelajaran dan perbaikan diri serta koreksi terhadap fasilitas umum. “Jangan merasa paling baik saat jadi nominator lomba, tapi apa yang harus diperbaiki, yang belum baik mari kita benahi bersama,” tuturnya.

Yang menjadi fokus saya sebelum ada lomba ini dan bahkan untuk semua terminal, dikatakan pria berkacamata itu adalah toilet dan tempat salat karena yang dituju di terminal di dua tempat tersebut.  “Mengenai lomba ini pun, kami optimis bisa menjadi yang terbaik. Karena siapa pun dan dalam ajang apapun jika ditanya target, pasti ingin menjadi yang terbaik,” kata Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji.

Sementara itu, ketua tim juri dari Kemenhub, Adi Sambodo mengatakan, dari 47 terminal tipe A, B, C yang mengikuti lomba ini sudah terjaring enam terminal, termasuk Kota Malang. “Beberapa faktor yang menjadi penilaian yaitu peruntukan terminal, terminal masih aktif, penerapan protokol kesehatan dan peran aktif pemda setempat,” urainya.

Ditambahkannya, yang juga menjadi prioritas adalah ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebesar 30 persen. “Di Terminal Madyopuro sudah lebih dari itu, dan saya lihat peran pemda sudah optimal serta berbagai sarana prasarana pun cukup memadai. Penerapan protokol kesehatan di angkutan dan sopir sudah dilaksanakan dan itu yang menjadi penilaian kami,” jelas Adi.

Lebih jauh dia mengatakan jika pintu masuk sebuah daerah yakni bandara atau terminal, sehingga harus dilakukan penataan sebaik mungkin karena menjadi wajah maupun penilaian suatu daerah bagi masyarakat. “Mengingat saat ini masaih dalam masa pandemi Covid-19 dan kedua tempat itu disinyalir menjadi pemicu penularan virus,” papar Adi.

Maka dari itu, kata dia, Lomba Terminal Sehat ini juga sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. “Terlepas dari lomba ini, kami ke depan akan menata dan melakukan berbagai perbaikan fasilitas yang ada di terminal. Dan untuk lomba kali ini, pemenangnya akan diumumkan pada Hari Kesehatan Nasional pada November (2020) nanti,” pungkas Adi. (say/yon)

You may also like

Skip to content