Berita Pelayanan Publik

Sambut Nataru 2022, Pemkot Malang Lakukan Koordinasi Lintas Sektor

Klojen (malangkota.go.id) – Dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan berbagai antisipasi, termasuk melakukan rapat koordinasi pengamanan Natal dan Tahun Baru 2022 di Balai Kota Malang, Selasa (23/11/2021).

Rakor Kesiapan Pengamanan Nataru di wilayah Kota Malang

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengungkapkan, selama ini Forkopimda Kota Malang selalu membantu Pemkot Malang dalam hal menjaga keamanan dan ketertiban kota agar tetap kondusif. Oleh karena itu, Sutiaji mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda serta warga Kota Malang yang tetap menjaga kerukunan.

“Khusus pada rakor ini berkaitan dengan persiapan Natal dan Tahun Baru, tentu kita harus waspada tidak hanya terhadap mobilitas orang. Tetapi juga bagaimana menjamin saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah Natal bisa tenang,” jelas Sutiaji.

Sutiaji menambahkan, semua elemen yang ada di masyarakat diminta untuk saling membantu mengamankan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Karena tahun ini rencananya akan ada ibadah Natal di gereja, namun dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat dan tidak boleh melakukan mobilisasi masa.

“Pengalaman Kota Malang menghadapi Covid-19 tahun 2020 kemarin menjadi pengalaman berharga untuk menyiapkan pengamanan Natal dan Tahun Baru tahun ini,” tegas Sutiaji.

Wali Kota Sutiaji juga berpesan agar para tokoh masyarakat di Kota Malang memberikan literasi dan edukasi kepada masyarakat. Di mana Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sudah menyampaikan perintah Presiden Joko Widodo, bahwa tahun ini Natal dan Tahun Baru diterapkan PPKM Level 3 seluruh Indonesia.

“Kenapa itu dilakukan? Semata mata adalah untuk menghindari kerumunan orang kita tidak ingin kecolongan,” tambah Sutiaji.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengaku siap melakukan pengamanan Natal dan Tahun Baru. Termasuk juga membantu mengamankan tempat ibadah Natal di Kota Malang. Di mana ibadah Natal nantinya akan dibagi dua, yaitu dengan tatap muka dan virtual.

“Masing-masing gereja juga diminta untuk menerapkan aplikasi PeduliLindungi. Perayaan juga sifatnya sederhana, tidak mengadakan ibadah Natal secara berlebihan. Ada sistem hybrid, tatap muka dan virtual,” tegas Budi. (cah/ram)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content