Berita

Sinergi Multipihak Diperlukan Untuk Tekan Kasus Kekerasan dan Perkawinan Anak

Blimbing (malangkota.go.id), Akhir-akhir ini masih banyak ditemukan kasus kekerasan yang terjadi pada anak. Tak hanya itu, masyarakat juga dikejutkan dengan informasi akan tingginya pengajuan dispensasi perkawinan anak. Tentu hal ini harus menjadi perhatian semua pihak, baik pemerintah maupun stakeholder terkait.

Perwakilan dari Bappeda,  Malindra menyampaikan bahwa penurunan kekerasan anak adalah upaya bersama

Bergandengan dengan berbagai organisasi yang memiliki perhatian terhadap anak-anak, Rapat Koordinasi Multipihak Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Berbasis Gender dan Perkawinan Anak di Kota Malang digelar di Kantor Kemenag Malang, Kamis (26/1/2023 ).

Pemkot Malang yang pada kesempatan kali ini diwakili Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang tentunya mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Pelatihan dan Konsultan Inovasi Pendidikan Indonesia (LPKIPI) ini.

Berbagai program kegiatan telah dilakukan LPKIPI, salah satunya adalah penguatan literasi terkait kekerasan anak dan pencegahan perkawinan anak yang dilakukan di lingkungan pondok pesantren dan madrasah. Nantinya program ini juga rencananya akan menyasar sekolah-sekolah lainnya.

Penanggung jawab program dari LPKIPI, Wasis Jatmiko Aji menyampaikan tentang capaian dan rekomendasi program Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Berbasis Gender dan Perkawinan Anak di Kota Malang berbasis pesantren dan madrasah.

Tak hanya bagi para santri dan santriwati, edukasi juga diberikan kepada ustaz dan ustazah serta tenaga pendidik lainnya. “Tentunya dengan tujuan untuk menekan angka kekerasan pada anak dan perkawinan usia anak,” ujarnya

Sementara itu, perwakilan dari Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kota Malang, Malindra, mewakili Kepala Bappeda Kota Malang berharap dari poin-poin hasil rapat dan pelaksanaan program yang telah dijalankan oleh LPKIPI sebagai mitra pelaksana pemerintah akan didapatkan masukan yang dapat dihimpun sebagai bahan yang dibahas dalam forum lintas perangkat daerah.

“Kami di Bappeda mengupayakan untuk menurunkan angka kekerasan anak dan perkawinan anak tiap tahunnya. Maka upaya tersebut menjadi upaya bersama bagi semua pihak, baik di rumah tangga untuk memperkuat komunikasi antar anak dengan orang tua, atau kontrol sesuai kondisi kehidupan di keluarga dan masyarakat,” pungkasnya. (ari/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content