Pendidikan

Griya Maggot BSF Cemorokandang Tarik Minat Mahasiswa UMM

Kedungkandang (malangkota.go.id) – Konsistensi Griya Maggot BSF (Black Soldier Fly) Kelurahan Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang dalam pengelolaan sampah ramah lingkungan banyak mengundang pihak lain untuk belajar, diantaranya adalah mahasiswa dari Universitas Muhamadiyah Malang (UMM).

Mahasiswa UMM foto bersama di Kantor Kelurahan Cemorokdandang

Ketua Kader Lingkungan Kelurahan Cemorokandang, Yusup Karyawan mengungkapkan senang sekali banyak pihak, khususnya anak-anak muda yang tertarik terhadap usaha maggot. “Banyak yang dipelajari dan diteliti mahasiswa dari UMM ini, mulai dari bagaimana budi daya maggot, pemanfaatan sampah organik, hingga pengolahan maggot dan juga pemanfaatan kasgot,” jelas Yusup, Jumat (5/1/2024).

Para mahasiswa UMM yang melakukan penelitian ini juga diedukasikan bagaimana magot dapat membantu usaha peternakan, baik itu ternak unggas seperti ayam, entok, bebek, dan juga ikan. Dijelaskan Yusup bahwa kandungan protein yang tinggi pada magot sangat membantu usaha pembesaran unggas dan ikan.

“Selain di Griya Maggot BSF Kelurahan Cemorokandang, kami juga mengajak teman-teman mahasiswa UMM hadir langsung di RW V Kelurahan Cemorokandang untuk melihat aplikasi maggot untuk beternak unggas,” terang Yusup.

Bukan hanya itu, kepada para mahasiswa juga diperkenalkan bagaimana memanfaatkan kasgot (bekas belatung maggot) yang sangat bagus untuk digunakan sebagai pupuk. Dengan edukasi pengenalan budi daya maggot dan pemanfaataannya ini harapannya para mahasiswa mendapatkan gambaran konkret tentang pengolahan sampah organik menjadi sesuatu yang berharga. (cah/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content