Berita inflasi

Pj. Wali Kota Malang Apresiasi Kinerja TPID di Rakor Perdana 2024

Klojen (malangkota.go.id) – Keberhasilan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari berbagai pihak, termasuk Penjabat (Pj.) Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM yang menyampaikan apresiasinya saat rapat koordinasi (rakor) TPID perdana di 2024 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, Kamis (11/1/2024).

(Pj.) Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM memberi apresiasi capaian kinerja TPID saat  rakor  di Kantor Perwakilan Bank Indonesia

Dalam rapat yang membahas evaluasi kinerja tahun 2023 dan rencana kinerja tahun 2024 tersebut sejumlah hasil positif yang diraih oleh TPID Kota Malang dipaparkan. Keberhasilan Kota Malang menekan angka inflasi menjadi 0,22 persen dari 0,40 persen pada bulan November 2023 adalah salah satu capaian yang menurut Wahyu tidak lepas dari intervensi-intervensi TPID.

“Alhamdulillah walaupun di awal tahun 2023 inflasi kita cukup tinggi, tetapi mulai Juni 2023 yang lalu inflasi kita di atas rata-rata nasional. Ada intervensi-intervensi yang dilakukan TPID dan berdasarkan data rilisan BPS, inflasi di Kota Malang terkendali dengan baik,” ungkapnya

Sesuai dengan data rilisan BPS di awal bulan ini, angka inflasi Kota Malang di Desember 2023 kemarin cukup berbeda dari tahun-tahun yang sebelumnya, dimana biasanya angka inflasi Desember akan berada lebih tinggi dibanding bulan November. Akan tetapi pada Desember 2023, angka inflasi m-to-m Kota Malang berada di angka 0,22% turun dari angka sebelumnya di bulan November 2023 yang mencapai 0,40%.

Meski dirasa cukup berhasil dalam mengendalikan inflasi, Wahyu mengingatkan semua pihak untuk tidak jumawa dan senantiasa waspada. Ia mengatakan, Pemerintah Pusat juga telah mengingatkan daerah-daerah bahwa akan ada kecenderungan pergolakan harga-harga kebutuhan di masyarakat.

“Kemendagri kemarin sudah mengingatkan akan ada banyak hari-hari besar yang memungkinkan harga tidak terkendali jika kita tidak turun langsung,” tambahnya.

Meski begitu Wahyu mengaku TPID Kota Malang telah bersiap diri menghadapi momen-momen tersebut dengan berbagai strategi intervensi yang akan dilakukan, seperti misalnya dengan melakukan operasi pasar, Warung Tekan Inflasi, kerja sama dengan Bulog, serta upaya tanam dan panen cabai. Berbagai upaya ini pun mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Pusat saat evaluasi kinerja triwulan pertama Pj. Wali Kota Malang beberapa hari lalu di Jakarta.

Lebih jauh Wahyu menuturkan saat menapaki tahun baru 2024 ini tidak akan ada perubahan strategi yang akan dilakukan TPID dalam mengendalikan inflasi. Berkaca pada data rilisan BPS Desember 2023 lalu, strategi intervensi yang dilakukan dirasa sudah cukup berhasil, sehingga ke depannya TPID Kota Malang masih akan melanjutkan strategi tersebut guna mengendalikan laju inflasi.

“Strategi yang kami lancarkan pada Desember 2023 lalu terbukti jitu sekali. Kita sebelumnya selalu di atas nasional, pada Desember kemarin kita lakukan High Level Meeting TPID, alhamdulillah dari hasil rilisan BPS di awal tahun angka inflasi kita turun,” tutupnya. (iu/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content