Berita Pendidikan

Bulan Ramadan Sebagai Momen Rekonsiliasi

Lowokwaru (malangkota.go.id) – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mengajak semua elemen masyarakat menjadikan Bulan Suci Ramadan sebagai momen rekonsiliasi. Khususnya pascapemilu beberapa waktu lalu yang mungkin terjadi gesekan atau ketegangan agar dapat segera ternetralisasi.

Ramadan Ceria di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)

Hal itu disampaikan Abdul Mu’ti usai acara Tarhib Ramadan Ceria di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jumat (8/3/2024). Menurutnya, dengan rekonsiliasi ini maka akan tercipta kerukunan antarumat yang sekaligus untuk menjaga keutuhan bangsa.

Ditambahkannya, berbeda pilihan itu hal yang biasa dan merupakan bagian dari sebuah demokrasi. Abdul Mu’ti pada kesempatan ini mengajak semua pihak untuk menghormati hasil pesta demokrasi, tetap menjaga kondusivitas, dan kembali bersama-sama membangun bangsa untuk masa mendatang yang lebih baik lagi.

“Kalah menang dalam sebuah kompetisi juga pasti akan terjadi. Bagi yang menang pun jangan jumawa, dan bagi yang kalah jangan berkecil hati, serta jangan berusaha memecah belah persatuan,” tuturnya bijak.

“Mari kita jadikan momentum Ramadan ini sebagai bahan rekonsiliasi untuk kita lebih rukun lagi. Kita bersatu untuk bersama-sama membangun bangsa Indonesia yang lebih maju,” ajaknya.

Begitu juga apabila nanti ada perbedaan waktu mengawali Ramadan, tokoh Muhammadiyah tersebut meminta untuk menyikapinya dengan kedewasaan. “Jalankanlah ibadah puasa ini sesuai dengan apa yang diyakini. Jadikan Bulan Suci Ramadan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan memperbaiki relasi sosial di masyarakat,” pungkasnya. (say/yon)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

Skip to content